Supian Suri: Pajak Warga Harus Kembali Jadi Ruang Olahraga untuk Anak-anak Depok

Supian Suri: Pajak Warga Harus Kembali Jadi Ruang Olahraga untuk Anak-anak Depok
Wali kota Depok, Supian Suri, saat meresmikan fasilitas stadion olah-raga sekaligus peresmian SMPN 3 Depok. (IST)

DEPOK | Star7Tv – Wali Kota Depok Supian Suri menegaskan bahwa setiap rupiah pajak dan retribusi yang dibayarkan masyarakat harus kembali dalam bentuk manfaat nyata. Salah satunya melalui pembangunan dan revitalisasi sarana olahraga yang kini bisa dinikmati langsung oleh warga.

Komitmen tersebut diwujudkan dengan peresmian Stadion Mahakam yang dilakukan Supian Suri pada Kamis (8/1/2026). Peresmian ini sekaligus menandai rampungnya revitalisasi Lapangan Mahakam, Stadion Sukatani, serta stadion di wilayah Mekarsari. Sejumlah fasilitas olahraga tersebut telah diperbaiki dan ditingkatkan kualitasnya agar lebih layak, aman, dan nyaman digunakan masyarakat.

Dalam sambutannya, Supian menegaskan bahwa pembangunan sarana olahraga bukan sekadar proyek fisik, melainkan wujud nyata pengembalian pajak dan retribusi yang telah dibayarkan warga kepada pemerintah daerah.

“Dengan pajak yang dibayar dan retribusi yang kita kumpulkan, salah satu wujud nyatanya adalah peresmian sarana olahraga hari ini,” ujar Supian.

Ia menekankan, anggaran daerah tidak boleh berhenti sebagai angka dalam dokumen Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), tetapi harus hadir dalam bentuk fasilitas publik yang manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.

Supian berharap stadion dan lapangan yang telah direvitalisasi dapat menjadi ruang publik yang hidup, mendorong partisipasi warga khususnya generasi muda, untuk aktif berolahraga sekaligus mengembangkan potensi dan bakat sejak dini.

“Mudah-mudahan ini menjadi wadah bagi anak-anak kita untuk berolahraga, menempa diri, dan menyalurkan hobinya, khususnya di sepak bola,” tuturnya.

Lebih lanjut, Supian menyampaikan bahwa pembangunan dan revitalisasi sarana olahraga ini juga menjadi bagian dari strategi jangka menengah Pemerintah Kota Depok dalam mempersiapkan diri sebagai tuan rumah bersama Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026. Dengan persiapan yang dilakukan lebih awal, pemerintah daerah dapat menghindari pembiayaan mendadak menjelang pelaksanaan ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.

Ia juga memberikan apresiasi kepada jajaran pelaksana pembangunan, termasuk Dinas Perumahan dan Permukiman (Disrumkim), yang dinilai mampu menyelesaikan pekerjaan tepat waktu dengan kualitas bangunan yang memadai.

“Mudah-mudahan upaya ini menjadi bagian dari investasi jangka panjang untuk olahraga di Kota Depok,” ucapnya.

Ke depan, Supian meminta perangkat daerah terkait untuk melakukan inventarisasi kebutuhan sarana olahraga lainnya agar perencanaan dan penganggaran dapat dilakukan secara lebih terarah dan sesuai kebutuhan.

“Kita ingin Depok benar-benar menjadi kota olahraga. Tolong diinventarisasi GOR atau fasilitas apa pun yang masih menjadi prioritas,” katanya.

Ia juga menyoroti potensi pengembangan Lapangan Merpati yang masih memiliki lahan tersisa dan dapat dimaksimalkan untuk pembangunan gedung olahraga atau fasilitas cabang olahraga lain sesuai kebutuhan masyarakat dan atlet.

Pemerintah Kota Depok, lanjut Supian, membuka ruang masukan dari Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporyata) serta Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Depok agar pemanfaatan anggaran di sektor olahraga benar-benar tepat sasaran dan mendukung pembinaan prestasi.

Melalui langkah ini, Pemerintah Kota Depok menegaskan bahwa pembangunan sarana olahraga bukan sekadar pembangunan infrastruktur, melainkan bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang sehat, disiplin, dan berdaya saing. Stadion dan lapangan yang lahir dari pajak warga diharapkan menjadi ruang tumbuhnya bibit atlet sekaligus penguat budaya olahraga di tengah masyarakat. (RN)

\ Get the latest news /

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PAGE TOP