DEPOK | Star7Tv – Inovasi pelayanan publik terus dihadirkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, dalam menghadirkan Tim Maung ASRI (Manusia Unggul, Aman, Sehat, Resik, dan Indah) sebagai model baru layanan cepat lintas dinas yang dinilai mampu menjadi contoh bagi kota-kota lain di Indonesia.
Sebagai informasi, Tim Maung ASRI diluncurkan pada awal 2026, tim ini bergerak langsung di lapangan untuk merespons berbagai keluhan warga secara cepat dan terintegrasi. Mulai dari persoalan kebersihan seperti sampah, ketertiban visual seperti baliho liar, hingga aspek keamanan dan kenyamanan lingkungan, ditangani tanpa harus menunggu laporan viral di media sosial.
Mengenai aksi cepat tanggap respon keluhan warga oleh Tim Maung ASRI, Wali Kota Depok, Supian Suri, menegaskan bahwa kehadiran Maung ASRI merupakan bagian dari transformasi pelayanan publik yang lebih adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat modern.
“Kehadiran Tim Maung ASRI menjadi bukti bahwa pemerintah harus bergerak cepat. Masyarakat kini tidak hanya mengandalkan satu instansi, tetapi bisa langsung mendapatkan penanganan awal dari tim terpadu,” ujarnya saat menghadiri kegiatan Operasi Bersih di kawasan Margonda, Kamis (9/4/2026).
Menurutnya, pola kerja lintas dinas yang diusung tim ini menjadi kunci efektivitas dalam menyelesaikan persoalan kota yang selama ini kerap terhambat koordinasi antarinstansi. Dengan sistem respons cepat, setiap aduan warga dapat langsung ditangani di lapangan sekaligus diinventarisasi untuk tindak lanjut oleh perangkat daerah terkait.
Tak sekadar reaktif, Maung ASRI juga menjalankan peran preventif. Penataan lingkungan, penertiban kawasan kumuh, hingga pengawasan estetika kota dilakukan secara berkala untuk mencegah munculnya persoalan baru. Pendekatan ini dinilai lebih efisien sekaligus meningkatkan kualitas tata kelola perkotaan.
Di tengah momentum Hari Ulang Tahun ke-27 Kota Depok, keberadaan tim ini menjadi simbol perubahan wajah birokrasi daerah yang lebih hadir, solutif, dan berorientasi pada hasil nyata. Pemerintah tidak lagi menunggu masalah membesar, melainkan hadir lebih awal dengan tindakan cepat di lapangan.
Pengamat kebijakan publik menilai, pendekatan seperti yang dilakukan Depok berpotensi direplikasi secara nasional. Di tengah tuntutan masyarakat terhadap layanan publik yang cepat dan transparan, model tim terpadu seperti Maung ASRI dianggap mampu menjembatani kebutuhan koordinasi lintas sektor yang selama ini menjadi tantangan di banyak daerah.
Dengan semangat kolaboratif dan responsif, Tim Maung ASRI kini tidak hanya menjadi andalan Kota Depok, tetapi juga membuka peluang lahirnya standar baru pelayanan publik di Indonesia, lebih cepat, lebih dekat, dan lebih berdampak langsung bagi masyarakat. (RN)







