DEPOK | Star7Tv – Legislator sekaligus Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kota Depok, Siswanto, menggaungkan pentingnya pembangunan holistik sebagai arah strategis dalam mendorong kemajuan Kota Depok.
Ia menegaskan, pembangunan tidak cukup hanya berfokus pada aspek fisik semata, melainkan harus mencakup pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur tetap menjadi kebutuhan dasar dalam mendukung mobilitas dan aktivitas ekonomi. Namun, tanpa diiringi penguatan sektor ekonomi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia, manfaat pembangunan tidak akan optimal dirasakan oleh masyarakat.
“Pembangunan harus dilihat secara utuh. Infrastruktur penting, tetapi yang lebih utama adalah bagaimana pembangunan itu mampu mendorong ekonomi tumbuh dan meningkatkan kesejahteraan warga,” ujar Siswanto, Senin, (27/4).
Ia menilai, Kota Depok memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi kota dengan ekonomi yang kuat dan inklusif. Untuk itu, diperlukan kebijakan yang mampu mendorong sektor-sektor produktif seperti UMKM, ekonomi kreatif, serta investasi yang berbasis pada potensi lokal.
Selain itu, Siswanto juga menekankan pentingnya menciptakan lapangan kerja yang luas dan berkelanjutan. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi yang berkualitas harus mampu menyerap tenaga kerja lokal serta memberikan peluang usaha yang merata bagi masyarakat.
“Pemerintah harus memastikan bahwa setiap program pembangunan memiliki dampak langsung terhadap peningkatan pendapatan masyarakat dan membuka peluang kerja seluas-luasnya,” tambahnya.
Lebih jauh, ia mendorong adanya sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, DPRD, dunia usaha, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. Kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi kunci utama dalam menghadapi tantangan pembangunan di tengah dinamika ekonomi yang terus berkembang.
Momentum peringatan Hari Ulang Tahun ke-27 Kota Depok, lanjutnya, harus dijadikan sebagai titik refleksi sekaligus pijakan untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun kota yang lebih maju dan berdaya saing.
“Di usia ke-27 ini, Depok harus mampu melompat lebih jauh. Kita ingin pembangunan yang tidak hanya terlihat dari sisi fisik, tetapi juga dirasakan melalui peningkatan kesejahteraan masyarakat secara nyata,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan agar setiap kebijakan pembangunan tetap berpihak kepada masyarakat, khususnya kelompok menengah ke bawah, sehingga tercipta pemerataan kesejahteraan dan pengurangan kesenjangan sosial.
Dengan pendekatan pembangunan holistik tersebut, Siswanto optimistis Kota Depok dapat tumbuh menjadi kota yang maju, inklusif, dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh warganya. (RN)






