Imigrasi Depok Hadir untuk Masyarakat Lewat Bakti Sosial dan Sunatan Massal

Imigrasi Depok Hadir untuk Masyarakat Lewat Bakti Sosial dan Sunatan Massal
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Depok, Irvan Triansyah, menyampaikan bahwa peringatan Hari Bhakti Imigrasi ke-76 menjadi momentum penting untuk mendekatkan Imigrasi dengan masyarakat. (IST)

DEPOK | Star7Tv — Dalam semangat pengabdian kepada masyarakat, Direktorat Jenderal Imigrasi menggelar kegiatan Bakti Sosial dan Sunatan Massal untuk memperingati Hari Bhakti Imigrasi ke-76. Kegiatan berlangsung di Alun-Alun Kota Depok, Kamis (8/1/26), dan menjadi wujud nyata pelayanan Imigrasi yang tidak hanya administratif, tetapi juga berlandaskan nilai kemanusiaan.

Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Depok dipercaya sebagai tuan rumah pelaksanaan kegiatan. Acara ini dihadiri jajaran pimpinan Direktorat Jenderal Imigrasi, unsur pemerintah daerah, aparat kewilayahan, tenaga kesehatan, serta Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, DWP Direktorat Jenderal Imigrasi, dan DWP unit kerja Imigrasi se-Jawa Barat.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Depok, Irvan Triansyah, menyampaikan bahwa peringatan Hari Bhakti Imigrasi ke-76 menjadi momentum penting untuk mendekatkan Imigrasi dengan masyarakat, khususnya di Kota Depok yang memiliki dinamika sosial dan mobilitas penduduk tinggi.

“Imigrasi hari ini tidak hanya bicara soal layanan paspor dan pengawasan, tetapi juga tentang kepedulian. Melalui kegiatan sosial ini, kami ingin masyarakat merasakan langsung kehadiran negara,” ujar Irvan, Senin (12/1/26).

Menurutnya, sebagai kota penyangga Ibu Kota, Depok memiliki peran strategis sehingga pelayanan keimigrasian harus terus beradaptasi agar semakin cepat, transparan, dan mudah diakses.

“Kebijakan nasional harus diterjemahkan secara nyata di daerah. Bukan sekadar aturan, tetapi pelayanan yang benar-benar membantu masyarakat,” tambahnya.

Irvan menegaskan bahwa Bakti Sosial dan Sunatan Massal bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari komitmen Imigrasi untuk hadir sebagai solusi sosial.

“Imigrasi ingin tumbuh bersama masyarakat. Apa yang kami lakukan hari ini diharapkan memberi manfaat dan meninggalkan kesan positif,” katanya.

Kegiatan Bakti Sosial secara resmi dibuka oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Ani Asep Kurnia. Ia menekankan bahwa keterlibatan DWP merupakan bentuk dukungan moral dan empati keluarga besar Imigrasi terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Bantuan disalurkan kepada panti asuhan muslim dan nonmuslim, serta panti jompo di sejumlah wilayah Kota Depok. Bantuan meliputi kebutuhan pokok dan perlengkapan harian guna membantu meringankan beban para penerima manfaat.

Selain itu, Sunatan Massal diikuti oleh 40 anak dari berbagai kelurahan di Kota Depok. Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Depok dan melibatkan tenaga medis profesional dengan penerapan standar kesehatan yang ketat.

Irvan menambahkan, keberhasilan kegiatan ini tidak lepas dari sinergi berbagai pihak.

“Kolaborasi antara Imigrasi, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan masyarakat menjadi kunci. Inilah wujud kehadiran negara yang dirasakan langsung,” ujarnya.

Ia berharap semangat pengabdian dalam Hari Bhakti Imigrasi ke-76 dapat terus menjadi budaya kerja Imigrasi, baik di pusat maupun daerah.

“Ke depan, kami berkomitmen menghadirkan pelayanan Imigrasi yang semakin humanis, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” tutup Irvan.

Peringatan Hari Bhakti Imigrasi ke-76 di Kota Depok ini diharapkan menjadi contoh pelayanan publik yang berkelanjutan, memperkuat kepercayaan masyarakat, serta menegaskan Imigrasi sebagai institusi yang profesional dan berintegritas. (RN)

\ Get the latest news /

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PAGE TOP