DEPOK | Star7Tv – Sebanyak 75 atlet pelajar putri mengikuti seleksi ketat untuk persiapan Popwilda, Jawa Barat 2026. Seleksi yang digelar di Lapangan Jatimulya, Sabtu (25/4/2026), demi memperebutkan 12 tempat di skuad utama.
Seleksi ini menjadi pintu awal pembentukan tim yang akan mewakili Depok di ajang tingkat wilayah tersebut. Para peserta datang dari berbagai sekolah, membawa semangat dan ambisi untuk menembus tim inti.
Ketua PBVSI Kota Depok, Satya Wiryawan, menegaskan bahwa penjaringan dilakukan lebih dini agar proses pembinaan berjalan maksimal.
“Dari 75 atlet ini, hanya 12 yang akan dipilih. Kami ingin mendapatkan pemain terbaik yang benar-benar siap bersaing,” ujarnya, saat diwawancara oleh Star7Tv.
Ia menjelaskan, seleksi difokuskan pada atlet usia pelajar dengan batas kelahiran maksimal tahun 2009. Namun, antusiasme tinggi terlihat dari keikutsertaan peserta yang bahkan masih berusia lebih muda.
Menurutnya, langkah seleksi awal ini menjadi strategi penting untuk meningkatkan kualitas tim. Atlet yang lolos nantinya akan menjalani program latihan intensif, dengan porsi minimal tiga kali dalam sepekan.
“Latihan tidak hanya soal teknik, tapi juga fisik dan mental. Kami ingin membentuk tim yang solid dan tangguh,” katanya.
PBVSI Depok pun memasang target lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya. Pada Popwilda 2025, tim voli putri Depok berhasil finis di peringkat ketiga wilayah II Jawa Barat.
“Tahun ini kami ingin naik, minimal ke posisi dua, bahkan bisa melangkah lebih jauh,” ungkap Setya optimistis.
Di balik ambisi tersebut, sejumlah tantangan masih dihadapi, terutama terkait fasilitas latihan. Keterbatasan penggunaan gedung olahraga membuat tim harus berbagi jadwal, bahkan berlatih di ruang terbuka.
“Kondisi ini tentu jadi tantangan, apalagi kalau cuaca tidak mendukung,” jelasnya.
PBVSI Depok berharap dukungan dari Pemerintah Kota Depok dapat semakin ditingkatkan, khususnya dalam penyediaan fasilitas dan pembinaan atlet.
Satya Wiryawan berharap, melalui seleksi ini, PBVSI ingin memastikan setiap atlet yang terpilih benar-benar siap tempur di level Jawa Barat. Pembinaan usia dini pun terus diperkuat demi melahirkan atlet voli berprestasi di masa depan. (RN)





