DEPOK | Star7Tv – Pemerintah Kota Depok memperkuat barisan pengawal agenda pembangunan dengan melantik Sekretaris DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Depok, Iwan Setiawan, sebagai anggota Tim Pengawalan Percepatan Pembangunan Daerah (TP3D). Langkah ini dipandang sebagai strategi politik pemerintahan untuk memastikan janji dan program prioritas Wali Kota Depok terealisasi secara konsisten hingga tingkat pelaksanaan.
Masuknya Iwan ke dalam TP3D menegaskan keterlibatan unsur politik dalam mengawal arah kebijakan pembangunan daerah. Kehadiran TP3D menjadi instrumen strategis untuk memastikan sinkronisasi antara visi politik kepala daerah dengan kerja birokrasi di lapangan.
Dalam keterangannya, Iwan menegaskan bahwa TP3D dibentuk bukan untuk mengambil alih peran organisasi perangkat daerah (OPD), melainkan untuk memastikan kebijakan strategis yang telah ditetapkan kepala daerah berjalan sesuai perencanaan dan kepentingan publik.
“TP3D tidak mengambil alih tugas OPD. Peran kami adalah memastikan kebijakan dan janji politik kepala daerah benar-benar diterjemahkan dalam program dan pelaksanaan pembangunan,” ujar Iwan di Kantor DPC PKB Depok, Jumat (9/1/2026).
Menurutnya, dalam proses pembangunan sering muncul berbagai dinamika, mulai dari keterbatasan fiskal, hambatan regulasi, hingga tantangan sosial politik di lapangan. Kondisi tersebut kerap berpotensi menghambat realisasi agenda prioritas pemerintah daerah.
“Di sinilah fungsi pengawalan dibutuhkan, agar hambatan yang muncul bisa segera diidentifikasi dan diselesaikan melalui langkah kebijakan yang tepat,” jelasnya.
Iwan menyebut, fokus utama TP3D saat ini adalah percepatan pembangunan infrastruktur strategis yang memiliki dampak langsung terhadap pelayanan publik dan pertumbuhan daerah. Infrastruktur dinilai sebagai sektor kunci dalam memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah di mata masyarakat.
“Percepatan infrastruktur merupakan bagian penting dari agenda pembangunan. Ketika hasilnya dirasakan masyarakat, kepercayaan publik terhadap pemerintah akan meningkat,” katanya.
Sejumlah proyek strategis disebut telah masuk tahap krusial, termasuk proyek yang telah menyelesaikan proses pembebasan lahan dan siap memasuki tahap pelaksanaan. TP3D memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai target kebijakan, waktu, dan anggaran.
“Pengawalan ini kami lakukan agar agenda pembangunan tetap berada dalam koridor kebijakan dan tidak menyimpang dari tujuan awal,” tegas Iwan.
Lebih lanjut, Iwan menekankan bahwa TP3D bekerja secara tematik dan strategis, bukan berdasarkan pembagian wilayah administratif. Pendekatan ini dimaksudkan agar pengawalan lebih fokus pada program prioritas kepala daerah.
“Yang kami kawal adalah program strategis, bukan kepentingan wilayah tertentu. Fokusnya pada agenda pembangunan yang telah ditetapkan,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, TP3D terus menjalin koordinasi dengan seluruh OPD guna memastikan kesinambungan antara kebijakan politik eksekutif dan implementasi teknis di birokrasi.
“Janji politik kepala daerah adalah kontrak dengan rakyat. TP3D hadir untuk memastikan kontrak politik itu dijalankan dan dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka,” kata Iwan.
Ia menambahkan, pengawalan pembangunan tidak hanya bertujuan mengejar capaian fisik atau serapan anggaran, tetapi juga memastikan setiap program memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kota Depok.
“Orientasinya tetap pada manfaat publik. Itu yang menjadi ukuran keberhasilan pembangunan,” pungkasnya.
Dengan penguatan peran TP3D, Pemerintah Kota Depok diharapkan mampu mempercepat realisasi agenda pembangunan sekaligus menjaga konsistensi arah kebijakan hingga akhir masa jabatan, sebagai bagian dari upaya membangun Depok yang lebih maju, berdaya saing, dan berkelanjutan. (RN)






