Jazz Merah Jadi Primadona, Lelang Kejari Depok Tembus 165 Persen dari Harga Limit

Jazz Merah Jadi Primadona, Lelang Kejari Depok Tembus 165 Persen dari Harga Limit
Kepala Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB), Dr. Andi Tri Saputro, mengungkapkan bahwa unit Honda Jazz merah menjadi objek paling diminati. (dok. Star7Tv/Roni)

DEPOK | Star7Tv – Dua unit Honda Jazz yang dilelang oleh Kejaksaan Negeri Depok melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Bogor, Rabu (18/2/2026), berlangsung sengit dan penuh persaingan. Dari dua unit yang ditawarkan, Honda Jazz berwarna merah tampil sebagai primadona dengan lonjakan harga fantastis.

Sejak penawaran dibuka, ratusan peserta langsung memadati sistem lelang dan aktif saling menaikkan nilai tawaran. Antusiasme tinggi itu membuktikan daya tarik Honda Jazz di pasar kendaraan lelang negara masih sangat kuat.

Kepala Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB), Dr. Andi Tri Saputro, mengungkapkan bahwa unit Honda Jazz merah menjadi objek paling diminati.

“Mobil merah diikuti 128 peserta dan dimenangkan oleh M. Arfan Wijaya dengan nilai Rp137.440.000,” ujarnya.

Angka tersebut melonjak hingga 165,123 persen dari harga limit Rp51.840.000. Kenaikan signifikan ini menunjukkan persaingan ketat sejak awal hingga penutupan lelang, sekaligus menegaskan Honda Jazz sebagai incaran utama peserta.

Sementara itu, Honda Jazz berwarna hitam juga mencatat hasil kompetitif meski jumlah peserta lebih sedikit. Sebanyak 15 peserta turut bersaing hingga kendaraan tersebut terjual kepada Tedy Darmawan dengan penawaran tertinggi Rp39.095.400, atau naik 69,2 persen dari harga limit Rp23.095.400.

Putro menegaskan, mekanisme lelang negara dijalankan secara transparan dan sesuai aturan ketat. Pemenang lelang wajib melunasi pembayaran dalam waktu lima hari kerja setelah ditetapkan.

“Jika tidak dilunasi, uang jaminan akan disetorkan ke negara dan peserta dinyatakan wanprestasi,” tegasnya.

Adapun batas akhir pelunasan jatuh pada 25 Februari 2026. Para pemenang diimbau segera menyelesaikan kewajibannya agar proses administrasi kepemilikan berjalan lancar.

Keberhasilan lelang ini bukan sekadar soal angka, tetapi juga menjadi indikator tingginya kepercayaan publik terhadap sistem lelang resmi negara. Honda Jazz yang menjadi primadona dalam lelang kali ini sekaligus membuktikan bahwa aset negara yang dikelola secara transparan mampu menarik partisipasi luas dari masyarakat. (RN)

\ Get the latest news /

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


PAGE TOP