Sakha On Fire! SMPN 3 Depok Lolos ke Perempat Final Liga Basket Pelajar

Sakha On Fire! SMPN 3 Depok Lolos ke Perempat Final Liga Basket Pelajar
Real tim regu Basket SMPN 3 Bento, Ananta (coach-kiri), Sakha (point guard-kanan). (dok. Star7Tv/Roni)

DEPOK | Star7Tv – Nama Sakha mencuat sebagai motor kemenangan tim basket putra SMPN 3 Depok saat memastikan tiket ke babak perempat final Liga Basket Pelajar Piala Wali Kota Depok. Bermain di GOR Kota Depok, kawasan Grand Depok City (GDC), Jumat (23/1/2026), SMPN 3 Depok menundukkan SMPIT Darul Abidin dengan skor 38–30 dalam laga penuh tensi.

Sejak tip-off, pertandingan berjalan sengit. Kedua tim saling jual beli serangan, membuat skor terus berkejaran bahkan imbang hingga memasuki kuarter akhir. Tekanan tinggi dan tempo cepat membuat laga berlangsung keras dan menguras emosi para pemain.

Momentum kemenangan akhirnya berpihak pada SMPN 3 Depok di kuarter keempat. Dipimpin permainan agresif Sakha, tim mulai menemukan ritme dan tampil lebih tenang dalam mengambil keputusan, hingga mampu mengunci kemenangan.

Pelatih SMPN 3 Depok, Ananta, menegaskan bahwa mental bertanding menjadi kunci utama timnya mampu keluar dari situasi genting.

“Di momen krusial, saya ambil time out dan meminta anak-anak fokus ke waktu dan skor. Saya tekankan, setiap pertandingan itu final. Kalau mental kuat, teknik akan mengikuti,” ujar Ananta.

Menurutnya, keberanian pemain untuk tetap percaya diri menjadi faktor pembeda di kuarter penentuan.

“Strategi sehebat apa pun tidak akan jalan kalau mental goyah. Di kuarter empat, anak-anak berani bangkit dan itu terlihat di lapangan,” tambahnya.

Meski meraih kemenangan, Ananta mengakui performa timnya belum sepenuhnya ideal. Ia mencatat masih ada celah, terutama saat transisi bertahan dan akurasi tembakan bebas yang menurun.

“Defense kami masih lengah di beberapa momen, dan free throw hari ini kurang maksimal. Ini PR besar,” katanya.

Menatap babak lanjutan, Ananta memastikan porsi latihan akan ditingkatkan. Frekuensi latihan yang semula dua kali sepekan akan ditambah menjadi tiga kali, dengan fokus pada perbaikan detail permainan dan kesiapan mental.

“Kami akan benahi defense, free throw, dan mental bertanding. Itu kunci untuk melangkah lebih jauh,” tegasnya.

Lebih jauh, Ananta menekankan bahwa kekuatan utama SMPN 3 Depok bukan bertumpu pada satu pemain. Meski Sakha tampil menonjol, ia menilai kemenangan lahir dari kerja kolektif tim.

“Di basket, bukan soal siapa paling banyak cetak poin. Yang terpenting, kami bermain sebagai satu tim. Itu yang membawa kami ke perempat final,” tutupnya. (RN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *