Koordinasi dengan DPW Aceh, DPD Tani Merdeka Simeulue Siap Gelar Pelantikan

Koordinasi dengan DPW Aceh, DPD Tani Merdeka Simeulue Siap Gelar Pelantikan

Banda Aceh – Star7tv.com | Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Tani Merdeka Indonesia (TMI) Kabupaten Simeulue terus mematangkan persiapan pelantikan kepengurusan baru melalui pertemuan resmi dengan Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Tani Merdeka Aceh, Nabhani atau yang akrab disapa Pak Bhen, di Banda Aceh (15/1/2026).

Pertemuan strategis yang berlangsung di Coffee Tower Simpang Lima tersebut berjalan dalam suasana hangat, penuh dialog konstruktif, dan semangat kebersamaan. Agenda utama pertemuan difokuskan pada penguatan koordinasi organisasi serta kesiapan teknis pelantikan yang direncanakan akan digelar di Kabupaten Simeulue. Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah konsolidasi Tani Merdeka Aceh di bawah kepemimpinan Ketua DPW Aceh Cut Muhammad, guna menghadirkan manfaat nyata bagi petani dan sektor pangan daerah.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Ketua Dewan Pembina DPD TMI Simeulue H. Ahmad Danion, ST, Ketua DPD TMI Simeulue Riswan Panter, serta Dan Satgas Sultani, S.Sos. Kehadiran jajaran lengkap ini menegaskan komitmen kuat Tani Merdeka Simeulue dalam membangun organisasi yang solid, terstruktur, dan berorientasi pada kepentingan petani.

Sekretaris DPW Tani Merdeka Aceh, Pak Bhen, menyampaikan apresiasi atas kesiapan dan keseriusan DPD TMI Simeulue. Ia menegaskan bahwa DPW Aceh akan hadir langsung dalam agenda pelantikan dan memberikan dukungan penuh agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan sukses.

“DPW Tani Merdeka Aceh siap mendukung sepenuhnya. Pelantikan ini memiliki makna strategis sebagai bagian dari gerakan besar Tani Merdeka untuk menyukseskan pembangunan pangan nasional di bawah arahan Presiden Prabowo Subianto dan Ketua Umum Don Muzakir,” ujar Pak Bhen.

Sementara itu, Ketua DPD TMI Simeulue Riswan Panter dalam penyampaiannya menegaskan bahwa pelantikan pengurus bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum awal untuk kerja nyata dan pengabdian kepada petani. Ia menekankan pentingnya membangun organisasi yang hadir di tengah persoalan riil petani, mulai dari akses produksi, pendampingan, hingga penguatan kemandirian pangan.

RISWAN

“Tani Merdeka Simeulue hadir bukan hanya membawa nama organisasi, tetapi membawa tanggung jawab moral untuk memperjuangkan kesejahteraan petani. Kami ingin petani tidak berjalan sendiri, melainkan didampingi, diperjuangkan, dan diperkuat kapasitasnya,” tegas Riswan.

Ia juga menegaskan komitmen DPD TMI Simeulue untuk bersinergi dengan pemerintah daerah, stakeholder pertanian, serta seluruh elemen masyarakat demi mendorong sektor pertanian yang berdaulat, mandiri, dan berkelanjutan.

“Kami siap bekerja, bergerak, dan berkontribusi nyata. Pelantikan ini adalah titik awal untuk membangun kepercayaan petani bahwa Tani Merdeka hadir sebagai mitra, bukan penonton. Dari Simeulue, kita ingin membangun semangat kemandirian pangan yang berdampak langsung bagi masyarakat,” tambahnya.

Pertemuan tersebut menjadi simbol kuat semangat kebersamaan dan tekad kolektif Tani Merdeka untuk bangkit dan bergerak maju. Dengan konsolidasi yang solid dan visi yang jelas, Tani Merdeka Simeulue optimistis dapat menjadi motor penggerak perubahan, menumbuhkan harapan baru, serta memperkuat posisi petani sebagai pilar utama ketahanan pangan daerah dan nasional. (BS).

\ Get the latest news /

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PAGE TOP