Breaking News
Perbedaan WF vs H Beam untuk Gudang dan Pabrik: Mana Lebih Hemat Jangka Panjang? Film Drama Pertama Lyto Pictures Angkat Fenomena “People Pleaser”, Tayang 2026 MPU Aceh Timur Ajak Masyarakat Bersatu Dukung Pemerintah Daerah  Telkom Indonesia dan Google Dorong Transformasi Pendidikan Digital di Padang melalui AI Connect Offline Series MPU Aceh Timur Ajak Masyarakat Bersatu Dukung Pemerintah Daerah ACEH TIMUR – Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Timur, Tgk H Thahir MD atau yang akrab disapa Waled Thahir mengatakan, dirinya merasa sangat prihatin atas dinamika yang terjadi beberapa hari terakhir yang menyedutkan Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky dengan isu dan dugaan fitnah tidak beralasan, Senin, 27 April 2026. Akibat isu yang sengaja ditembuskan oleh pihak tertentu membuat kondisi masyarakat di Aceh Timur sudah terpecah belah sehingga ada segelintir masyarakat mulai terpengaruh terhadap isu yang tidak benar tersebut, ujarnya. ” Sebagai Ulama, kami merasa prihatin atas kondisi ini sehingga menurut kami, setiap masyarakat perlu mengedepankan adab untuk menjaga stabilitas keamanan di Aceh Timur, ” ujarnya. Dikatakan Waled Thahir, MPU Aceh Timur adalah bagian dari mitra strategis dan mitra kerja Pemerintah Daerah merasa terpanggil untuk mengajak masyarakat Aceh Timur untuk lebih selektif dalam menerima setiap perkara apalagi hanya isu semata. ” Sesuatu yang dibangun berdasarkan isu dan fitnah serta tanpa didukung bukti yang kuat ini akan merugikan pihak lain . Disisi lain para penyebar isu juga akan mendapatkan ganjaran dari Allah, ” terang Waled Thahir. Menurut Waled Thahir, Pemerintahan yang dipimpin oleh Bupati Al-Farlaky baru berjalan satu tahun sehingga perlu kita kawal dan dukungan hingga akhir jabatannya nanti tanpa harus saling menfitnah yang dapat merugikan masyarakat Aceh Timur. Saya mengajak dan mengimbau masyarakat Aceh Timur kembali bersatu tanpa terpecah dan saling menghargai sehingga pembangunan pasca banjir di Aceh Timur dapat terus dipacu, imbuhnya.

Terkait Dugaan Sengketa Lahan Sawah Berujung penganiayaan.

Terkait Dugaan Sengketa Lahan Sawah Berujung penganiayaan.

 

Star7tv.com |Jember Begitu Banyak polemik dan permasalahan Sengketa Lahan Yang terjadi.

Jum’at.13/10/2023 . Di Desa Sumber Salak, Kecamatan Ledokombo,Kabupaten Jember, Jawa Timur . Terjadi penganiayaan Yang Di lakukan Beberapa orang kepada Hosin dan teman .

Terkait Dugaan Sengketa Lahan.

Hosin Saat di mintai keterangan Awak media di Puskesmas Ledokombo Untuk meminta Hasil Visum .

 

Hosin menjelaskan Kronologi kejadian penganiayaan yang terjadi terhadap Hosin dan Temanku.

Lanjut Hosin saya datang bersama teman untuk mengecek atau melihat Lahan Sawah yang Di Desa Sumbersalak

Dan terjadi Cekcok Dengan Beberapa orang yang di Signalir Menggarap Lahan Sawah itu yang bukan milik Beliau Karena saya Punya salinan Letter Dan juga Ahli Waris.

Tapi Saya Tetap bersikukuh Itu lahan Sawah Milik Kita berdasarkan Salinan Letter C dan pernah di lakukan mediasi Di Desa tapi tidak ada Titik Temu ungkap Hosin.

Imbuh Hosin ,Kasus Penganiayaan sudah Saya laporkan Kepada Jajaran Polsek Ledokombo Dengan No registrasi LM/61/X/2023/SPKT Polsek Ledokombo pungkasnya.

Aiptu Nanang Purwanto Saat Di Mintai Keterangan Menjelaskan Kalau Memang Saya yang menerima Laporan Masyarakat itu dan Sekarang Sudah Ada Di Meja Dinas BPK Kapolsek.

Sedangkan Bapak Kapolsek Sendiri Masih Banyak Kegiatan.pungkasnya. (Bersambung)

Imam Mura/Tim

\ Get the latest news /

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PAGE TOP