Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Bekasi » Tender Rp18,2 Miliar Polder Jatirasa Disorot Keras: Peserta 38, Lolos 1

Tender Rp18,2 Miliar Polder Jatirasa Disorot Keras: Peserta 38, Lolos 1

  • account_circle Guproni Star7Tv.Com
  • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
  • visibility 5
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Star7Tv.Com- Bekasi — Proyek pembangunan polder di wilayah Jatirasa, Kota Bekasi, dengan nilai pagu Rp18,28 miliar menuai sorotan tajam. Tender yang dikelola Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air ini dinilai sarat kejanggalan, setelah hanya satu perusahaan yang dinyatakan lolos hingga tahap penetapan pemenang dari total 38 peserta.

Berdasarkan data sistem pengadaan nasional, tender dengan kode 10118547000 itu menggunakan metode pascakualifikasi satu file dengan sistem gugur. Namun, alih-alih menghadirkan persaingan sehat, proses ini justru menunjukkan pola eliminasi massal yang dinilai tidak wajar.

Dari total 38 perusahaan yang mendaftar, hanya 3 peserta yang mengajukan penawaran harga dan hanya 1 peserta yang akhirnya dinyatakan lolos evaluasi dan ditetapkan sebagai pemenang. Perusahaan tersebut adalah PT. Putra Bumi Paninggaran dengan nilai penawaran Rp17,67 miliar.

Situasi ini menimbulkan pertanyaan serius. Dalam praktik pengadaan yang sehat, jumlah peserta yang lolos evaluasi teknis dan administrasi seharusnya tidak menyusut secara ekstrem hingga menyisakan satu kandidat.

Jumari Purnama S.I.Kom Aktivis Masyarakat Bekasi menyebut pola ini sebagai indikasi tender tidak kompetitif.

“Kalau dari 38 peserta tinggal satu yang lolos, itu bukan kompetisi — itu eliminasi terarah,” ujarnya.(27/4).

Kejanggalan lain muncul ketika penawar dengan harga terendah justru digugurkan. PT. Palem Citra Indonesia mengajukan penawaran Rp16,47 miliar namun gugur dalam evaluasi, sementara pemenang justru menawarkan harga lebih tinggi dengan selisih sekitar Rp1,2 miliar.

Alasan pengguguran antara lain jaminan penawaran terlambat diterima, peralatan tidak memenuhi spesifikasi, serta dokumen teknis dianggap tidak valid.

Namun yang menjadi sorotan, alasan serupa juga digunakan untuk menggugurkan peserta lain.

Setidaknya dua perusahaan dengan penawaran kompetitif digugurkan dengan pola alasan yang hampir identik, yaitu keterlambatan jaminan penawaran, ketidaksesuaian spesifikasi alat berat, serta dokumen uji peralatan yang dianggap tidak sah.

Kondisi ini memunculkan dugaan bahwa evaluasi dilakukan dengan pendekatan yang tidak objektif.

“Kalau alasan gugur terlalu mirip, itu patut diduga ada standarisasi untuk menjegal peserta tertentu,” kata Jumari Purnama S.I.Kom Aktivis Masyarakat Bekasi.

Dari sisi anggaran, efisiensi yang dihasilkan juga tergolong rendah. Dari HPS sebesar Rp17,90 miliar, nilai kontrak hanya turun menjadi Rp17,67 miliar, atau efisiensi sekitar 1,28 persen.

Padahal dalam tender konstruksi terbuka, efisiensi lazimnya bisa mencapai 5 hingga 15 persen.

Minimnya penurunan harga ini memperkuat dugaan bahwa proses tender tidak berlangsung kompetitif.

Penggunaan metode sistem gugur menjadi salah satu titik rawan. Dalam sistem ini, peserta dapat digugurkan pada tahap administrasi atau teknis tanpa sistem penilaian terbuka berbasis skor.

Akibatnya, kewenangan penuh berada di tangan kelompok kerja.

Pengamat menilai metode ini sering menjadi celah untuk mengatur siapa yang lolos dan mengarahkan pemenang sejak awal.

Sejumlah persyaratan teknis dalam tender ini juga dinilai terlalu spesifik, terutama terkait kapasitas alat berat, registrasi alat di instansi tertentu, serta validitas uji peralatan.

Jika tidak proporsional, spesifikasi seperti ini dapat berfungsi sebagai filter terselubung untuk menyaring peserta.

Puluhan peserta yang tidak mengajukan penawaran atau gugur tanpa penjelasan detail juga memunculkan dugaan adanya peserta formalitas.

Dalam praktik pengadaan, kondisi ini kerap dikaitkan dengan kartel tender serta pengondisian agar proses terlihat kompetitif di atas kertas.

Berdasarkan keseluruhan pola, proyek ini menunjukkan sejumlah indikator serius, mulai dari eliminasi peserta secara masif, penawar termurah tersingkir, alasan gugur yang seragam, efisiensi anggaran yang rendah, hingga kompetisi yang tidak nyata.

Kombinasi tersebut mengarah pada dugaan persekongkolan tender, pengaturan pemenang sejak awal, serta penyalahgunaan kewenangan dalam proses evaluasi.

Kasus ini dinilai layak untuk ditelusuri lebih lanjut oleh lembaga pengawas seperti KPK, BPK, dan LKPP.

Audit mendalam diperlukan untuk menguji validitas alasan gugur, menelusuri hubungan antar peserta, serta mengkaji kesesuaian spesifikasi teknis dengan kebutuhan riil pekerjaan.

Proyek polder bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan infrastruktur penting yang berkaitan langsung dengan pengendalian banjir dan keselamatan lingkungan.

Jika proses pengadaan bermasalah, dampaknya tidak hanya pada potensi kerugian negara, tetapi juga kualitas pekerjaan di lapangan.

Tanpa transparansi dan akuntabilitas, proyek bernilai miliaran rupiah ini berisiko menjadi contoh klasik bagaimana anggaran publik dikendalikan oleh kepentingan sempit.

(Red)

\ Get the latest news /

  • Penulis: Guproni Star7Tv.Com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Demi keselamatan GP Ansor Pidie Jaya Imbau Donatur Tidak Bagikan Bantuan di Jalan Raya

    Demi keselamatan GP Ansor Pidie Jaya Imbau Donatur Tidak Bagikan Bantuan di Jalan Raya

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Iqbal
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Pidie Jaya – Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Pidie Jaya mengimbau seluruh donatur dan masyarakat agar tidak membagikan bantuan secara langsung di badan jalan. Imbauan tersebut disampaikan demi menjaga keselamatan bersama, terutama bagi pengguna jalan dan anak-anak yang kerap menjadi penerima bantuan. Ketua GP Ansor Pidie Jaya, Muhammad Asrizal, S.Pd, mengatakan bahwa praktik pembagian bantuan […]

  • PERISTIRAHATAN TERAKHIR ALMARHUMAH MURDIANA DI TPU PENGGILINGAN LAYUR “

    PERISTIRAHATAN TERAKHIR ALMARHUMAH MURDIANA DI TPU PENGGILINGAN LAYUR “

    • calendar_month Minggu, 21 Agt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 1
    • 0Komentar

      Star7tv.com | Jakarta  Berita duka cita istri ( Murdiana almarhumah ) pembina purwanto SE Awasi Indonesia meninggal dunia di usia 57 tahun   Berita Duka cita Inalillahi wainailahi rojiun Telah berpulang kerahmatullah Ibunda Murdiana binti Murnadi istri dari bapak Purwanto SE ,selaku pembina Aliansi Wartawan Advokat Seluruh Indonesia ( Awasi Indonesia ) Di dalam prosesi […]

  • Pj. Sekda Arie Anthony Terima Audiensi IPB, Dukung Pengabdian Masyarakat Berbasis SDG’s 04 Juli 2025

    Pj. Sekda Arie Anthony Terima Audiensi IPB, Dukung Pengabdian Masyarakat Berbasis SDG’s 04 Juli 2025

    • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
    • account_circle Maulidi Akbar
    • visibility 1
    • 0Komentar

      Way Kanan – Pemerintah Kabupaten Way Kanan menyambut baik dan memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Program Pengabdian Masyarakat “Dosen Pulang Kampung” dari Institut Pertanian Bogor (IPB) University Tahun 2025 yang dilaksanakan di Kampung Ramsai, Kecamatan Way Tuba.   Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Kabupaten, Dr. Arie Anthony Thamrin, S.STP., M.IP., CGCAE., CGRE., didampingi Kepala Dinas […]

  • Kapolri-Panglima TNI Tinjau Kesiapan Program Ketahanan Pangan di Jawa Tengah

    Kapolri-Panglima TNI Tinjau Kesiapan Program Ketahanan Pangan di Jawa Tengah

    • calendar_month Kamis, 21 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1
    • 0Komentar

    Kapolri-Panglima TNI Tinjau Kesiapan Program Ketahanan Pangan di Jawa Tengah Star7 Tv-Jakarta. Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto melaksanakan kunjungan kerja ke Jawa Tengah, Kamis (21/11/2024). Kunjungan kerja itu dilakukan untuk meninjau langsung kesiapan jajaran Polda Jateng dan Pangdam Kodam IV/Diponegoro terkait program ketahanan pangan. “Hari ini saya dan […]

  • Kapolres Gowa Bersama Forkopimda Hadiri Kunjungan Kerja Pangdam Hasanuddin di Kodim 1409/Gowa

    Kapolres Gowa Bersama Forkopimda Hadiri Kunjungan Kerja Pangdam Hasanuddin di Kodim 1409/Gowa

    • calendar_month Rabu, 18 Des 2024
    • account_circle admin
    • visibility 2
    • 0Komentar

    Kapolres Gowa Bersama Forkopimda Hadiri Kunjungan Kerja Pangdam Hasanuddin di Kodim 1409/Gowa Kapolres Gowa AKBP R.T.S Simanjuntak, S.H., S.I.K., M.M., M.I.K., menghadiri kunjungan kerja Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bobby Rinal Makmun, S.I.P., di Makodim 1409/Gowa, Rabu (18/12/2024). Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Gowa, termasuk Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan, Dandim 1409/Gowa Letkol […]

  • LindungiHutan Gelar Green Skilling #24 Bahas Real Impact sebagai Strategi Bisnis

    LindungiHutan Gelar Green Skilling #24 Bahas Real Impact sebagai Strategi Bisnis

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 2
    • 0Komentar

    Semarang, 11 September 2025 – LindungiHutan kembali menyelenggarakan webinar Green Skilling edisi ke-24 dengan tema “Real Impact as a Business Strategy: Empowering Brands to Leverage Its Values and Influence Markets.” Kegiatan ini menjadi wadah diskusi bagi pelaku bisnis, brand lokal, hingga UMKM untuk membahas bagaimana dampak nyata (real impact) dapat menjadi strategi inti dalam membangun […]

expand_less PAGE TOP