RajaBackLink.com
Daerah  

Diduga ada main dalam penyaluran Bansos PKH yang Di salurkan melalui PT.Pos indonesia Unit warunggunung

Star7tv.comLebak,- Penyaluran bantuan Sosial Program Keluarga Harapan (PKH) yang disalurkan melalui PT. Pos Indonesia Unit Warunggunung, Kabupaten Lebak, Banten. Menjadi sorotan serius bagi para aktivis dan lembaga serta aparatur pemerintah Desa.

Pasalnya, informasi yang dihimpun tim media dari beberapa sumber yang terdaftar dalam Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di kecamatan Cikulur mengaku bahwa tidak mendapatkan barcode dari PT Pos Indonesia Unit Warunggunung.

informasi yang dihimpun tim media dari salah satu aparatur Desa di kecamatan Cikulur yang saat ini belum mau di sebutkan namanya mengatakan pihaknya pernah menanyakan Data BNBA penerima manfaat kepada pihak Pos Unit Warunggunung namun tidak diberikan.

” saya minta data BNBA tapi ga di kasih, pas saya bilang kalau ga ada BNBA saya ga mau bagiin barcodenya ke warga, baru setelah itu di kasih sama pihak pos nya ” Terang Salah satu Prades di Kecamatan Cikulur.

” kalau yang saat ini kita ga di kasih BNBA nya dari pihak Pos, terus dari aduan warga skrg banyak yang tidak mendapatkan padahal sebelumnya sering mendapatkan ” Kata Salah satu Kades di kecamatan Cikulur yang enggan disebut namanya.

Sementraa itu, Lani Kepala Pos Unit Warunggunung saat ditemui media enggan memberikan keterangan apapun terkait data Penerima Manfaat program PKH. Menurutnya jika ingin data BNBA silahkan tanyakan langsung ke kantor Pos Pusat dan Dinas Sosial.

” kalau data penerima kalau kita ga boleh ngasih pak, silahkan ke Desa masing-masing kan ada datanya atau ke Dinsos bagian bansosnya ” Kata Lani saat di temui media Pada Senin, (18/09/2023).

Menyikapi hal tersebut Ketua Aliansi Aktivis Lebak sangat menyayangkan dengan mekanisme penyaluran yang di laksanakan dari PT Pos Indonesia Unit Warunggunung. Menurutnya Transparansi keterbukaan Informasi merupakan kunci utama dalam pelaksanaan mekanisme penyaluran bansos.

” Ini patut diduga ada main dalam penyaluran, terlebih banyaknya aduan masyarakat dan lemahnya transparansi Data Penerima. Kita akan serius sikapi ini dan kita juga sudah kordinasi dengan APH untuk ikut turun mengawal penyaluran bansos PKH ini ” Tegas Bobi.

( red )

 





Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *