DEPOK | Star7Tv – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok di bawah kepemimpinan Wali Kota Supian Suri dan Wakil Wali Kota Chandra Rahmansyah mulai menyalurkan program beasiswa kuliah gratis S1 bagi warga berpenghasilan rendah. Program ini digulirkan melalui Anggaran Belanja Tambahan (ABT) Tahun 2025 dan menjadi salah satu langkah nyata dalam memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan.
Sebanyak 30 mahasiswa dari keluarga kurang mampu telah menerima manfaat beasiswa tahap pertama. Mereka tersebar di 23 perguruan tinggi ternama di wilayah Jabodetabek, mulai dari Universitas Indonesia, Politeknik Negeri Jakarta, hingga Universitas Gunadarma dan Universitas Pamulang.
“Program beasiswa ini bukan sekadar bantuan kuliah, tapi investasi jangka panjang untuk mencetak generasi Depok yang unggul dan siap menuju Indonesia Emas,” ujar Kepala Dinas Sosial Kota Depok, Devi Mayori, Jumat (17/10/2025).
Devi menjelaskan, mekanisme penyaluran beasiswa kali ini berbeda dari periode sebelumnya. Jika dulu penerima diwajibkan memiliki IPK minimal 3, kini syarat tersebut dihapus agar akses pendidikan tinggi lebih terbuka bagi warga miskin.
“Sekarang syarat utamanya adalah masuk dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSN), bukan lagi DTKS,” jelasnya.
DTSN, merupakan integrasi dari data Bappenas (Resosek), Kementerian PMK (P3KE), dan DTKS. Hanya warga dengan tingkat kesejahteraan Desil 5 ke bawah yang berhak menerima program ini. Langkah tersebut juga sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025 tentang penanggulangan kemiskinan ekstrem.
Dana beasiswa disalurkan langsung ke rekening mahasiswa penerima dan mencakup biaya kuliah, buku, hingga transportasi. Nilai bantuan mencapai Rp38 juta per tahun untuk program vokasi plus sertifikasi, dan berlaku hingga mahasiswa lulus.
Sementara itu, Anggota Komisi D DPRD Kota Depok dari Fraksi Gerindra, Turiman, menyampaikan apresiasi atas langkah Pemkot Depok.
“Saya sangat mendukung program ini. Supian Suri telah menunjukkan keseriusannya dalam menyiapkan SDM unggul dan berdaya saing di masa depan,” ujarnya, dikutip IDRTDY, (21/10).
Turiman menilai, pendidikan adalah kunci kemajuan bangsa. Karena itu, program beasiswa kuliah gratis bagi warga tidak mampu menjadi langkah strategis dalam membangun sumber daya manusia berkualitas di Kota Depok.
Ke depan, Pemkot menargetkan 200 penerima beasiswa pada 2026, dan meningkat hingga 1.000 mahasiswa selama masa jabatan Supian Suri. (RN)












