Meski Tunjangan Direvisi, F-PKB Tegaskan Pengabdian Bukan Soal Materi

Meski Tunjangan Direvisi, F-PKB Tegaskan Pengabdian Bukan Soal Materi
Ketus Fraksi PKB Anggota DPRD Depok, Suswanto, tegaskan komitmen tak surut soal revisi tunjangan. (dok. Star7Tv/foto, Roni)

DEPOK | Star7Tv – Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Depok merevisi tunjangan perumahan bagi anggota DPRD tidak menggoyahkan semangat Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) dalam menjalankan tugasnya. Ketua F-PKB, Siswanto, menegaskan bahwa etos kerja para legislator PKB akan tetap terjaga, terlepas dari besaran tunjangan yang diterima.

Menurut Siswanto, duduk di kursi parlemen bukan soal materi, melainkan soal pengabdian. “Saya meyakini, terutama anggota dewan yang baru, ketika mencalonkan diri tidak pernah mencari tahu berapa tunjangan yang diterima. Karena niatnya adalah berkhidmat untuk masyarakat,” ujarnya, Kamis, (4/9).

Dalam upaya niat tulus kerja legislatif, Ia menambahkan, jika revisi tunjangan memang menjadi aspirasi masyarakat, pihaknya tidak akan mempermasalahkan. “Sekali lagi kami tegaskan, semangat kami tidak akan mengalami turbulensi,” tegasnya.

Siswanto juga mengakui bahwa perjuangan F-PKB di DPRD Depok belum sepenuhnya mampu menjawab seluruh harapan publik. Karena itu, ia secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat. “PKB memohon maaf bila pengabdian kami selama ini belum maksimal. Kami butuh kritik, dan kritik itu akan menjadi cambuk bagi kami untuk bekerja lebih baik,” katanya.

Legislator dari Dapil Depok 6 ini menuturkan, F-PKB berkomitmen untuk selalu membuka ruang dialog dengan masyarakat. Arahan partai, menurutnya, jelas: membangun komunikasi yang lebih dekat dengan warga.

“Kami terbuka. Bila ada aspirasi terkait layanan kesehatan, pendidikan, lapangan pekerjaan, maupun hal lain, silakan disampaikan. Insya Allah kami siap memperjuangkannya,” tandas Siswanto. (RN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *