Wartawan Ditolak Akses CCTV oleh Pihak Owner KF Granoolize Terkait Kasus Pengambilan Paksa oleh Mata Elang
serang kota, star7tv.com 22 November 2025, Insiden penolakan akses CCTV oleh pihak Owner KF Granoolize kepada wartawan terkait kasus dugaan pengambilan paksa kendaraan oleh debt collector atau “mata elang” menjadi sorotan. Seorang wartawan dari start.com, Adi Kurniawan, mengungkapkan kekecewaannya setelah menunggu selama dua jam dengan alasan pihak Owner KF Granoolize masih melakukan pengecekan.
Menurut Adi Kurniawan, ia bermaksud meminta bantuan untuk membuka rekaman CCTV guna melihat kronologi kejadian pengambilan paksa yang diduga dilakukan oleh mata elang. Namun, permintaan tersebut ditolak dengan alasan yang tidak jelas. Lebih lanjut, Adi Kurniawan menyebutkan bahwa respons dari pihak Owner KF, Granoolize yang bernama Adi Kurniawan juga, bahkan terkesan tidak profesional dengan mengatakan “sudah belajar etika”.
“Saya sangat kecewa dengan sikap pihak Owner KF Granoolize yang tidak kooperatif. Sebagai wartawan, saya hanya ingin mendapatkan informasi yang akurat dan berimbang mengenai kejadian ini. Penolakan akses CCTV ini sangat menghambat kerja jurnalistik kami,” ujar Adi Kurniawan.
Kasus ini menambah daftar panjang permasalahan terkait tindakan debt collector yang seringkali meresahkan masyarakat. Diharapkan pihak kepolisian dan instansi terkait dapat bertindak tegas terhadap praktik-praktik pengambilan paksa yang melanggar hukum.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Owner KF terkait penolakan akses CCTV tersebut.
Adi kurniawan
