Forum Warga Tapos Cegah Dugaan Aksi Penutupan Jalan Pekapuran oleh Buruh PT Immortal

Forum Warga Tapos Cegah Dugaan Aksi Penutupan Jalan Pekapuran oleh Buruh PT Immortal
Forum warga Sukatani yang dikoordinir Pardong, saat melakukan aksi pencegahan dugaan penutupan jalan Pekapuran oleh buruh yang menggelar demo di depan gerbang PT Immortal, Selasa, (29/5). (dok. Star7Tv/foto, Roni)

DEPOK | Star7Tv – Sejumlah warga dari wilayah Tapos dan Sukatani turut hadir di sekitar Jalan Raya Pekapuran, Sukatani, Depok, Selasa (19/5/2026), saat berlangsung aksi unjuk rasa para pekerja PT Immortal yang digelar serikat buruh FSPMI.

Kehadiran warga tersebut dipimpin Koordinator Forum Warga Sukatani, Pardong. Ia mengatakan, warga sengaja datang untuk mengantisipasi adanya dugaan penutupan jalan yang sebelumnya sempat menjadi isu di tengah masyarakat.

“Ada isu penutupan jalan, makanya kami bersama warga bersatu untuk mencegahnya,” ujar Pardong di lokasi aksi.

Menurutnya, warga ingin memastikan situasi di lingkungan tetap kondusif dan aktivitas masyarakat tidak terganggu akibat aksi unjuk rasa tersebut.

“Sebagai warga, tentunya kita ingin suasana kampung tetap kondusif. Makanya kita datang untuk melihat langsung. Kalau memang ada penutupan jalan, kita akan melawan,” tegasnya.

Pardong menilai Jalan Raya Pekapuran merupakan akses lalu lintas penting yang digunakan masyarakat setiap hari. Karena itu, warga merasa perlu hadir untuk mengawasi jalannya aksi demonstrasi.

Namun demikian, ia menegaskan warga tidak mempermasalahkan aksi penyampaian pendapat selama dilakukan secara tertib dan tidak mengganggu kepentingan umum.

“Tapi kalau mereka melakukan aksi dengan tertib, ya silakan saja,” tuturnya.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, aksi buruh FSPMI tersebut merupakan rangkaian demonstrasi lanjutan terkait tuntutan kesejahteraan pekerja.

Salah satu isu yang disuarakan yakni mengenai upah tenaga honorer yang disebut hanya menerima sekitar Rp500 ribu per minggu. (RN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *