Lurah Cimpaeun, Mujahidin: Bareng Mahasiswa Uhamka Bangun Kampung KB

Lurah Cimpaeun, Mujahidin: Bareng Mahasiswa Uhamka Bangun Kampung KB
Lurah Cimpaeun, Mujahidin, saat penyampaian di giat Reses anggota DPRD Depok, H. Hamzah, Jumat, (15/5). (dok. Star7Tv/foto, Roni)

DEPOK | Star7Tv – Lurah Cimpaeun Kecamatab Tapos, Mujahidin, menegaskan komitmennya untuk memperkuat program pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB) di wilayah Kelurahan Kelurahan Cimpaeun.

Hal tersebut disampaikannya dalam forum, Reses anggota DPRD, H. Hamzah, bersama warga dan para pengurus lingkungan sebagai bagian dari upaya membangun sinergi pembangunan wilayah.

Dalam paparannya, Mujahidin menekankan pentingnya edukasi masyarakat, pembinaan lingkungan, hingga penguatan program kesehatan keluarga dan anak sebagai fondasi pembangunan sosial di tingkat kelurahan.

“Insyaallah kami akan berusaha membangkitkan kembali Kampung KB di Cimpaeun. Pengalaman sebelumnya saat saya bertugas di kelurahan lain, program Kampung KB pernah meraih juara tingkat provinsi. Pengalaman itu akan kami terapkan kembali di sini,” ujar Mujahidin, saat penyampaian di kegiatan, di RT02 RW04, Cimpaeun, Tapos, Jumat, (15/5).

Ia menjelaskan, pihak kelurahan telah berkoordinasi dengan penyuluh keluarga berencana serta sejumlah pihak, termasuk mahasiswa Uhamka yang akan melakukan PKL, terkait guna memperkuat program pembinaan keluarga, kesehatan masyarakat, hingga penanganan persoalan sosial di lingkungan warga.

Menurutnya, pengembangan Kampung KB tidak hanya berfokus pada program keluarga berencana semata, tetapi juga mencakup edukasi kesehatan, gizi, pola asuh anak, hingga peningkatan kualitas lingkungan masyarakat.

Dalam waktu dekat, Kelurahan Cimpaeun juga akan menerima mahasiswa praktik kerja lapangan (PKL) dari perguruan tinggi yang memiliki konsentrasi di bidang pendidikan anak usia dini dan gizi. Kehadiran para mahasiswa tersebut diharapkan dapat membantu sosialisasi program kesehatan keluarga dan penguatan& kader masyarakat.

“Alhamdulillah ada sekitar 17 mahasiswa yang akan melaksanakan PKL di wilayah kami. Mereka berasal dari jurusan gizi dan akan membantu sosialisasi kepada kader maupun masyarakat terkait program kesehatan dan tumbuh kembang anak,” katanya.

Selain fokus pada Kampung KB, Mujahidin juga memastikan berbagai program operasional masyarakat mulai berjalan, termasuk pencairan insentif kader Posyandu, operasional Posyandu, kegiatan keberagaman, hingga dukungan sarana dan prasarana lingkungan yang telah diajukan melalui sistem pemerintahan.

Ia menegaskan bahwa pengawasan penggunaan dana kegiatan masyarakat akan dilakukan secara terbuka bersama para pengurus RW dan bendahara lingkungan agar program berjalan tepat sasaran dan akuntabel.

“Kelurahan akan terus mengawasi penggunaan dana kegiatan di wilayah agar pelaksanaannya transparan dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.

Mujahidin juga mengingatkan bahwa sebagian besar kegiatan pemberdayaan masyarakat saat ini bersumber dari dana RW, sehingga diperlukan pemahaman bersama agar tidak muncul persepsi keliru terkait keterbatasan anggaran kelurahan dalam mendukung seluruh kegiatan masyarakat secara langsung.

Di sisi lain, ia mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilan fasilitasi bantuan perbaikan rumah warga.

Tercatat sebanyak 27 rumah telah mendapatkan bantuan melalui kolaborasi berbagai pihak, termasuk dukungan perbankan dan pemerintah daerah.

“Alhamdulillah bantuan rumah warga dapat terealisasi. Ini bentuk kolaborasi yang baik antara pemerintah, stakeholder, dan masyarakat,” pungkasnya. (RN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *