
Simeulue – star7tv.com | Dewan Pimpinan Daerah Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Simeulue (DPD TMI Simeulue) langsung bergerak cepat pasca pelantikan yang digelar pada Kamis, 5 Februari 2026. Tanpa menunggu waktu lama, jajaran pengurus bersama Satuan Tugas (Satgas) TMI turun langsung ke lapangan melakukan sosialisasi, pendampingan, dan penyuluhan kepada kelompok-kelompok tani di sejumlah kecamatan.
Ketua Dewan Pembina DPD TMI Simeulue, H. Ahmad Danion, bersama Ketua DPD TMI Simeulue Riswan Panter, terlihat aktif mendatangi lahan pertanian masyarakat. Mereka berdialog langsung dengan petani, meninjau kondisi lahan, serta memberikan arahan teknis terkait pengelolaan pertanian yang produktif dan berkelanjutan.

Program yang disosialisasikan mencakup pengolahan lahan dengan berbagai komoditas strategis seperti jagung, cabai, dan tanaman hortikultura lainnya yang dinilai mampu meningkatkan pendapatan petani sekaligus berkontribusi dalam pengendalian inflasi daerah.
“Aksi Nyata!! Bukan Sekadar Wacana”
Ketua Dewan Pembina DPD TMI Simeulue, H. Ahmad Danion, menegaskan bahwa kehadiran Tani Merdeka Indonesia bukan sekadar simbol atau wacana.
“Tani Merdeka Indonesia hadir bukan hanya dengan konsep di atas kertas, bukan pula sekadar cerita di warung kopi. Kami hadir dengan aksi nyata di tengah-tengah petani. Kami ingin memastikan petani Simeulue bangkit, percaya diri, dan mampu mengelola lahannya secara maksimal untuk kesejahteraan keluarga mereka,” tegas H. Ahmad Danion.

Ia menambahkan bahwa gerakan TMI yang digagas dan didukung penuh oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto merupakan gerakan strategis untuk memperkuat kemandirian pangan nasional, dimulai dari desa dan lahan petani.
“Simeulue punya potensi lahan yang luar biasa. Jika dikelola dengan baik, dengan pendampingan yang tepat, saya yakin pertanian Simeulue akan bangkit dan menjadi kekuatan ekonomi daerah,” tambahnya.

“Dorong Semangat dan Kepercayaan Petani”
Sementara itu, Ketua DPD TMI Simeulue Riswan Panter menyampaikan bahwa meskipun Tani Merdeka Indonesia masih terbilang baru di Kabupaten Simeulue, pihaknya optimistis program ini akan memberikan dampak nyata dalam waktu bertahap.
“Kami datang langsung ke lahan petani, mendengar keluhan mereka, dan bersama-sama mencari solusi. TMI hadir sebagai mitra petani, bukan hanya memberi arahan, tapi mendampingi dari awal hingga panen,” ujar Riswan Panter.
Ia juga menegaskan bahwa di berbagai daerah lain di Indonesia, program Tani Merdeka Indonesia telah terbukti memberikan hasil positif dan meningkatkan kesejahteraan petani.

“Di daerah lain, petani sudah merasakan manfaatnya. Kami ingin hal yang sama terjadi di Simeulue. Ini tentang membangun kepercayaan dan semangat baru di sektor pertanian,” katanya.
“Respons Positif Masyarakat”
Kehadiran DPD TMI Simeulue di lapangan mendapat tanggapan positif dari masyarakat dan para petani. Mereka menyambut baik pola pendekatan TMI yang langsung menyentuh kebutuhan petani melalui pendampingan, sosialisasi, dan penyuluhan di lahan masing-masing.

Para petani berharap program ini dapat berjalan berkelanjutan dan memberikan perubahan nyata terhadap peningkatan produksi, pendapatan, serta kesejahteraan keluarga petani di Kabupaten Simeulue.
Dengan langkah awal yang progresif dan konsisten ini, DPD TMI Simeulue menunjukkan komitmennya untuk menjadi motor penggerak kebangkitan pertanian Simeulue menuju kemandirian dan ketahanan pangan daerah. (BS*).






