DEPOK | Star7Tv – Ketua umum Ikatan Alumni SMPN 3 Depok (IKABENTO), H. Hamzah, tengah berencana pengembangan brand oleh-oleh khas Kota Depok yang menghimpun berbagai produk UMKM lokal. Hal tersebut disampaikan saat dirinya menanggapi atas dorongan Ketua Dekranasda dan Ketua TP-PKK Kota Depok, Siti Barkah Hasanah (Cing Ikah), yang sebelumnya memberikan sinyal agar IKABENTO turut serta berkontribusi kemajuan pelaku usaha binaannya.
Dalam hal kontribusi, menurut Hamzah, ide tersebut lahir dari kebutuhan untuk menyatukan potensi UMKM yang selama ini berjalan sendiri-sendiri. “Kenapa tidak produk UMKM ini kita kumpulkan, lalu diberi satu nama, yaitu IKABENTO? Tentu semua akan dirapatkan bersama pengurus, pembina, serta para senior dan junior agar langkahnya jelas,” ujarnya, saat Konpers disela kegiatan IKABENTO Fair 15-16 November, 2025, di Gedung Pesona Sequare, Sabtu, (15/11).
Selain itu, Hamzah juga menegaskan bahwa aspek legalitas akan menjadi prioritas. Ia memastikan seluruh produk yang akan dihimpun telah memiliki izin lengkap, termasuk sertifikasi halal dan izin edar. “UMKM binaan kita banyak yang sudah memenuhi syarat, dari izin usaha sampai halal. Itu modal besar jika ingin membangun sebuah brand makanan,” tambahnya.
Sebagai informasi, IKABENTO juga membuka kemungkinan pembentukan pujasera UMKM sebagai pusat pemasaran produk. Namun, rencana tersebut masih akan dibahas lebih rinci. “Ada teman-teman yang mencetuskan ide pujasera. Semua harus diputuskan bersama: bagaimana pendanaannya, gedungnya, hingga strategi pemasarannya,” kata Hamzah.
Adapun dalam upaya memperkuat ekosistem UMKM, IKABENTO turut menggandeng Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, serta Dinas Kesehatan Kota Depok. Kehadiran mereka bertujuan memberi masukan sekaligus memfasilitasi pelaku UMKM yang belum memiliki izin. “Legalitas dan sertifikasi halal bisa dibantu pemerintah karena ditanggung APBD. Teman-teman yang belum berizin akan kita data dan dampingi,” jelasnya.
Perlu diketahui, saat ini tercatat lebih dari 50 pelaku UMKM alumni yang rutin terlibat dalam kegiatan IKABENTO. Program pendataan lengkap akan dilanjutkan pascaacara untuk memastikan seluruh produk terverifikasi sebelum dipasarkan dalam brand bersama.
Tak hanya itu, terkait keikutsertaan para alumni menjadi pelaku UMKM, Hamzah juga men ad menambahkan bahwa IKABENTO bukan sekadar wadah silaturahmi, tetapi harus memberi manfaat bagi alumni dan masyarakat. Salah satu bentuknya adalah pembagian bibit cabai kepada peserta sebagai dukungan terhadap program ketahanan pangan Kota Depok. “Ini instruksi Wali Kota Depok. Kami ingin masyarakat ikut serta, dan UMKM juga semakin sadar pentingnya legalitas,” tuturnya.

Hal senada ditambahkan, Ketua Panitia Acara IKABENTO Fair 2025, Abdul Azis mengungkapkan rasa syukur atas antusiasme alumni dari berbagai angkatan. “Alhamdulillah, kami senang sekali. Dari angkatan 1983 hingga 2024, sekitar 40 angkatan hadir. Kami ingin mengumpulkan sebanyak mungkin agar bantuan dan program kerja kita tepat sasaran berdasarkan data dan analisis,” ujarnya.
Abdul Azis juga berharap, rencana pengembangan brand oleh-oleh IKABENTO akan kembali dibahas pada rapat pengurus berikutnya. Keputusan final akan melibatkan seluruh jajaran organisasi agar langkah yang diambil selaras dengan visi pemberdayaan UMKM serta kontribusi nyata bagi Kota Depok. (RN)












