-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Di Duga, Aktivitas Warga Terkendala Jalan Penghubung Antar Dua Dusun Panda dan Dusun Jawa di Patok Orang yang Tidak di Kenal

Friday | December 03, 2021 WIB | 0 Views Last Updated 2021-12-03T14:46:19Z
Star7tv.com Bengkayang Kalbar -,Tepatnya pada bulan April 2021 jalan yang dibangun menggunakan Dana Desa sampai bulan September 2021 Jalan Penghubung antar Dusun Panda-Dusun Jawa, Desa Lembang, Kecamatan Sanggau Ledo, Kabupaten Bengkayang di Patok orang yang tidak dikenal, atas laporan warga Heriko Kepada Awak Media ini,Rabu 01/12/21.

Awal kejadian Pemagaran Jalan ini terjadi pada bulan April 2021 sampai dengan bulan September 2021 dan salah satu warga yang mengklaim Jalan yang dilalui warga setiap harinya adalah miliknya menggunakan 5 Patok Cor Beton, Sehingga Masyarakat Setempat yang Kesehariannya adalah Bertani tidak bisa melewati jalan tersebut baik menggunakan Roda 4 maupun Roda 2.

Kemudian salah satu warga dan warga lainnya berinisiatif melaporkan kasus ini kepada pihak Kepala Desa Lembang, Kepala Dusun, Kadat, Babinkamtibmas, Babinsa dan Tokoh Masyarakat Lainnya, kemudian jalan ini dapat di Bongkar dan hanya bisa dilewati selama 2 Minggu",Ucap Heriko.

Tetapi selang beberapa Minggu kemudian terjadi lagi jalan Tani tersebut di Pagar oleh oknum yang sama, Pemagaran kali lebih ekstrim lagi menggunakan Besi yang dilintang dan di kunci menggunakan Rantai dan diGembok, kejadian ini kembali terjadi lagi tepatnya tanggal 21 November 2021, Jalan Tani yang di bangun menggunakan Dana Desa  (DD) Tahun Anggaran 2019  peningkatan jalan yang dibangun menggunakan Batu pengerasan dan jalan ini awal yang tanah sudah lama dilalui warga setempat dari sejak tahun 1990 pada saat itu belum pernah terjadi masalah, kini jalan ini tidak bisa dilewati warga untuk beraktivitas.

"Selanjutnya, Heriko  kepada awak media ini mengatakan terkait Jalan yang dibangun dengan menggunakan Dana Desa (DD) di klaim salah satu warga bawasanya jalan ini miliknya benar adanya, entah mengapa pada saat Pembangunan berlangsung tidak ada penolakan dari pihak pemilik tanah, jadi saat ini jalan yang sudah dibangun tidak ada asas manfaatnya dan secara otomatis merugikan Keuangan Negara",Kata Heriko.

Harapan saya dan Warga  terkait permasalahan pemagaran jalan kepada APH dan Pihak Terkait khususnya dari Pihak Desa Lembang dapat menyelesaikan permasalahan jalan ini dengan salah satu satu warga yang mengklaim Tanah ini miliknya.

"Sementara, Jalan ini merupakan akses utama Mata Rantai Petani setempat untuk keluar masuk membawa hasil pertaniannya seperti Buah Sawit Pribadi,Tanaman Jagung, Karet, Sayur-sayuran dan masih banyak lainnya. dijalan ini juga terdapat Aset Tanah Milik Desa Lembang Luasnya kurang lebih 5 Ha, dimana setiap warga  yang menggarap tanah tersebut wajib membayar Pajak atau Angsuran kepada pihak Pemerintah Desa Lembang.dikarenakan Tanah yang dikelola adalah Milik Aset Desa Lembang.

Terkait masalah Jalan yang diklaim warga tidak dikenal ini jika dari pihak Desa tidak dapat menyelesaikan permasalahan ini dan tentunya akan saya laporkan kepada Pihak berwajib",Tutup Heriko.

Penulis : Rinto Andreas-Kapewil Kalbar Star7tv.com







 






×
Berita Terbaru Update