-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tragis,Tragedi 2020 Gedung TK Negeri Pejampi Dibangun Namun Terbengkalai,Tokoh Pendidik Desa Mayak Angkat Bicara

Thursday | November 11, 2021 WIB | 0 Views Last Updated 2021-11-11T09:35:09Z
Star7tv.com Bengkayang Kalbar -,1Tragedi 2020 Kondisi bangunan gedung TK Negeri Pejampi yang hingga kini tak terurus dan terbengkalai,Pondasi gedung sudah di tumbuhi semak bahkan sudah  tertutup,Situasi ini tentunya menjadi sebuah pertanyaan oleh masyarakat sekitar

Hingga Tokoh Pendidik Desa Mayak angkat bicara,Menurut warga gedung itu di bangun oleh Ketua atau Kepala Sekolahnya berinisial ( Jn ) yang juga sebagai kepala TK Negeri di Daerah Siding,Salah satu warga masyarakat Pejampi sekaligus tokoh pendidik,NAVID NAPI (42)menjelaskan kepada awak media ini.

Dalam hal pembangunan Gedung ini saya pernah di tanya dan di tegur Kabid Nonpormal menekankan kepada saya bahwa "Pak Napi jangan terlalu banyak berkomentar tentang pembangunan Gedung TK Negeri yang ada di Pejampi.
Dengan alasannya karena itu pembangunan untuk masyarakat Pejampi, Dengan demikian harapan mereka orang orang Pejampi kalau TK ini di bangun mereka nyaman bersekolah di situ,"

 "Selanjutnya Napi,"Pembangunan Gedung TK Negeri ini tidak etis,Sebab berdampingan dengan Gedung serba Guna Yang Mangkrak juga,Bagi saya tidak masalah membangun gedung di Pejampi,Namun jangan berdekatan dengan Gedung yang mangkrak.

Apalagi gedung TK Negeri Pejampi ini di bangun tepat di halaman Gedung yang mangkrak tadi,Siapa tahu gedung serbaguna itu di bangun atau di renovasi kembali.

Dalam pembangunan gedung TK Negeri Pejampi Sejak awal saya sudah memberikan komentar,Bahwa membangun gedung TK Negeri seharusnya jangan berdekatan dengan Gedung yang ada sebab di situ ada Gedung PAUD Bukit Permai.

Menurut himbauan dari kepala dinas bahwa "Membangun sesuatu Pendidikan yang setara baik TK maupun PAUD itu harus ada batas misalnya jarak antar dua lembaga itu minimal 5 kilo meter,"Sebab ini menyangkut masalah pembagian Murid.

Jadi dengan pembangunan Gedung TK Negeri Pejampi yang berdekatan seperti itu,Apalagi waktu itu Gedung PAUD Bukit Permai itu di belakang sedangkan mereka membangun gedung TK Negeri Pejampi Di depan itu,Jelas Secara pribadi saya keberatan karena itu mengganggu jarak terlalu berdekatan.

Terhadap pembangunan Gedung TK Negeri Pejampi yang mangkrak ini Saya sangat kecewa,Kerena siapa lagilah yang mempertahankan Uang Rakyat yang bersumber dari Pajak,sebab memang ini uang pemerintah namun ini kan sumber dari kita yaitu pajak yang kita kumpulkan untuk membangun,

Melihat pembangunan yang mangkrak seperti ini saya sangat kecewa sekali,Saya berharap kepada pihak terkait kiranya bangunan yang mangkrak itu ya di tuntaskan.

Kalau memang mau di bangun ya di bangun lagi serta memang harus di pertanggung jawabkan,Jika sudah melanggar hukum ya orang yang bertanggung jawab harus di panggil baik pengelola maupun penanggung jawabnya.

Menanggapi adanya informasi masyarakat tersebut Sebagai Pelaksana tugas (Plt) Dinas pendidikan kabupaten Bengkayang ,Pinus Samsudin, Memberikan keterangan kepada awak media ini,"Kami menanggapi terkait adanya informasi ini.

Bahwa untuk pelaksanaan kegiatan pembanguan Gedung tersebut memang tidak ada bahkan tidak ada tercatat serta tidak ada kegiatan sebelumnya, Sebenarnya tahun ini kita mulai merencanakan adanya pembangunan TK Negeri Pejampi,Ini masih tahap perencanaan,

Dalam upaya Peningkatan Pelayanan Pendidikan kepada masyarakat,tentunya dalam hal perencanaan ini kita harus menentukan  lokasinya harus clear and clean dengan perencanaan secara menyeluruh.

Terkait ketentuan jarak untuk membangun Gedung TK maupun PAUD,Kita harus melihat dari sisi potensinya dulu serta kita melihat seluruh PAUD yang ada di Kabupaten Bengkayang ini tumbuh berkembang yang sekarang ini baru pada Tataran Desa yang kedepannya kita sangat berharap agar bisa bertumbuh dan berkembang sampai ke tingkat Dusun.

"Tentu kita harapakan kepada PAUD yang ada untuk Daoat melayani bidang pendidikan dengan tetap memperhatikan kualitas dengan standar pendidikan yang ada",Tutupnya Pinus.

Penulis : Rinto Andreas/Injil





×
Berita Terbaru Update