-->

Notification

×

Iklan

Iklan

PT SSB Berikan Klarifikasi adanya Pro Kontra Penanaman Kayu Putih

Monday | November 29, 2021 WIB | 0 Views Last Updated 2021-11-29T10:38:45Z
 Star7tv.com Belitung Penaman kayu putih di kawan Hutan Kemasyarakatan (HKM) Belantu Jaye milik PT SSB di Desa Tanjung Rusa Kecamatan Membalong baru-baru ini terjadi sedikit pro dan kontra di tengah masyarakat setempat.

Beragam media sosial memberitakan bahwa ada investasi di wilayah itu, dan ada pula yang menyinggung pekerjanya ada yang dibawah umur dan ada pula penebangan kayu diduga ilegal oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Berikut klariikasi dari pihak perusahan mengenai hal tersebut;

Ketia dikonfirmasi via WA, AR salah satu penanggung jawab pada kegiatan itu menegaskan bahwa tidak ada investasi pada penanaman kayu putih itu dan pihaknya tidak pernah mempekerjakan anak dibawah umur. Hal itu bisa dilihat dan dibuktikan di Pemerintah Desa Tanjung Rusa, agar mendapatkan informasi yang lebih akurat.

"Perusahaan tidak berinvestasi di sana dan kami tidak pernah mempekerjakan anak dibawah umur. Untuk informasi lebih akurat lagi silahkan konfirmasi ke pihak terkait, diantaranya Pemdes Tanjung Rusa," paparnya ke pada awak media, Senin (29/11).

Lantas apa tujuan PT SSB mau mengerjakan penanaman kayu putih di kawan hutan lindung, yang berlokasi diwilayah HKM Belantu Jaye Desa Tanjung Rusa tersebut?

"Penanaman Kayu Putih itu kewajiban perusahaan kami, sebab Kewajiban rehabdas itu adalah kewajiban yang timbul akibat adanya ijin pinjam pakai kawasan hutan dari perusahaan dalam hal ini PT.SSB," pungkasnya.

Menurutnya hal itu semua sudah ditetapkan oleh Kementrian LHK baik lokasinya, titik koordinatnya dan lainnya. Kajian demi kajian sudah dilakukan semuanya semua, melalui tim kajian teknis.

"Mengenai lokasi maupun titik koordinat penanaman kayu putih itu sudah melalui kajian teknis yang matang, tentunya dari tim teknis. Kegiatannya diantaranya kegiatan rehabilitasi dalam menjaga kawasan hutan di wilayah itu.

Hal itu juga pernah dijelaskan oleh Kepala KPH Belantu Mendanau, Bambang Wijaya di media info lintar pada hari Selasa 16 November 2021.

Ia sampaikan bahwa penanaman kayu putih yang dilakukan oleh PT SSB dan sudah pernah koordinasi sebelum dan hingga aktivitas penanaman katu putih mulai dilaksanakan oleh pihak perusahaan dengan melibatkan masyarakat setempat.

Menurutnya kewajiban rehabdas itu adalah kewajiban PT SSB yang timbul akibat adanya ijin pinjam pakai di kawasan hutan. Hal itu merupakan kewajiban, bukan investasi dan bukan juga kemauan perusahaan.

Semua terkait aktivitas penanaman kayu putih yang berlokasi di HKM Belantu Jaye tersebut, sudah ditetapkan oleh kementrian, baik mengenai lokasi, titik koordinat dan lainnya, semua sudah melalui kajian dari tim kajian teknis kementerian KLHK.

Pihaknya juga tetap pro aktif memberikan klarifikasi ketika ada laporan yang masuk baik mengenai aktivitas penanman kayu putih di wilayah itu maupun ada aktivitas lainnya, seperti adanya informasi dari masyarakat mengenai penebangan kayu oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, dan hingga kini masih diselidiki oleh pihaknya terkait hal tersebut.

Selanjutnya pihak perusahaan melalui AR ketika dihubungi awak media tambahkan bahwa para pekerja di kawasan itu semuanya melibatkan masyarakat setempat (Desa Tanjung Rusa - Red).

"Para pekerja di area itu semuanya melibatkan dan mengutamakan masyarakat setempat, dan kami tidak menerima pekerja dari daerah lain ataupun pekerja dibawah umur," tambahnya. (Tim)







 






×
Berita Terbaru Update