-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Polres Bengkayang Bersama Pemkab Bengkayang Bentuk Satgas Mengatasi Aktivitas PETI Di Sungai Madi

Wednesday | November 24, 2021 WIB | 0 Views Last Updated 2021-11-24T01:52:50Z
Star7tv.com - Bengkayang Kalbar  -,Aktivitas Pertambangan EmasTanpa Izin (PETI) di areal Intake Air Bersih Madi Desa Tiga Berkat Kecamatan Lumar diduga beroperasi saat malam hari,Hal ini tentunya sangat mengkhatirkan masyarakat yang menggunakan Air Bersih yang bersumber dari sungai Madi.

Untuk mengatasi masalah tersebut, Pemerintah Kabupaten Bengkayang bersama TNI/Polri bentuk Satuan Tugas (Satgas) untuk melakukan penindakan.

Hal tersebut disampaikan oleh Kapolsek Lumar IPDA Sunardi kepada sejumlah media Selasa (23/11/2021).

Hari ini, kami turun langsung mengecek lokasi PETI di areal intake air bersih Madi,

Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis hadir bersama Asisten I Yohanes Atet, Asisten II Dody Waluyo, Kepala Dinas Perumahan Rakyat Permukiman dan Lingkungan Hidup Lorensius, Kadis Pangan Pertanian dan Perkebunan Erlianus Sp, Kabag Humas dan Protokol Robinson, Perwakilan Satpolpp, Camat Lumar Busmet, Kades Tiga Berkat Garadus, Direktur Perumdam Tirta Bengkayang Wardi, Kasat Shabara IPTU Slamet, Kapolsek Lumar IPDA Sunardi, Perwakilan Dandim 1202/Singkawang dan sejumlah tokoh adat serta tokoh masyarakat Kecamatan Lumar dan warga setempat.

Kapolsek Lumar IPDA Sunardi SH mengatakan,”Kami Mewakili Polres Bengkayang,Dalam Hal ini sudah berupaya atas adanya pengaduan dari Direktur PDAM dari bulan Juni di lanjutkan November 2021,Hasil investigasi pada saat Sidak kedua menemukan pelakunya dan hingga saat ini sudah masuk tahap penyelidikan,Semua barang bukti sudah kita kumpulkan serta aparat Desa Juga kita libatkan bahkan dari unsur kecamatan juga kita libatkan serta tokoh adat.

Dalam waktu dekat kita berkomitmen atas rekomendasi atau usul dari Bapak Bupati Hal ini harus di tindak Tegas,Jadi dalam waktu dekat para pelaku mudah mudahan bisa kita Giring ke Polres Bengkayang untuk mempertanggung jawabkan semua perbuatannya,Perlu kita ketahui bersama bahwa Kami dari Polsek Lumar sudah berupaya melakukan himbauan bahkan shock terapi dengan melakukan pembinaan serta membuat pernyataan di Polsek,Namun ini  yang terakhir bagi kami untuk mengambil langkah penindakan.

Mengatasi para pelaku PETI yang diduga kerap beroperasi pada malam hari, kami telah membentuk satuan tugas atau satgas penindakan.
Satgas terdiri dari unsur TNI/Polri, Satpolpp, Kecamatan Lumar, Desa Tiga Berkat dan Tokoh Masyarakat serta tokoh Adat.

Kami sudah meminta agar aktivitas PETI dihentikan karena mengancam keberadaan Intake Air bersih Madi yang pelanggannya sebanyak 10.075 dan sebanyak 7.000 pelanggan merupakan warga Kota Bengkayang.
Patroli akan terus dilakukan, dan para pelaku akan ditangkap,” ucap Sunardi.


(Rinto Andreas/Injil)





×
Berita Terbaru Update