-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Jalan lalulintas PT.BHL Desa Tumbang Koling kecamatan Cempaga hulu Kotim Kalteng lumpuh total

Monday | November 22, 2021 WIB | 0 Views Last Updated 2021-11-22T06:47:30Z
Star7Tv.Com | Kabupaten Kotawaringin Timur - Akibat hujan deras di awal bulan November 2021  beberapa waktu yang lalu suasana di jalan PT Bumi Hutani Lestari  BHL yang melintas di tengah perkampungan penduduk Desa Tumbang koling lumpuh total tidak dapat dilalui oleh kendaraan bermotor roda dua maupun roda empat,hal ini dikarenakan jembatan penyeberangan  sungai Batur Simpang kali Cempaga putus total 

akibat banjir dan intensitas tekanan air yang tinggi sehingga menimbulkan kerusakan  jembatan dan badan jalan sekitar jembatan longsor hebat pada hari Minggu tanggal 15 November 2021 pekan lalu. Kejadian ini membuat aktivitas warga penguna jalan menjadi sangat terganggu untuk keluar masuk mencari kebutuhan sehari-hari,bahkan pihak PT BHL juga tidak dapat mengangkut minyak cvo nya seperti biasanya. Jalan ini merupakan akses keluar masuk dari beberapa kecamatan yaitu kecamatan Pundu, Kec Parenggean,kec Antang kalang, 

Kemudian Desa Mirah klanaman kecamatan Katingan tengah.Sementara dari  pihak perwakilan manajemen PT BHL  pak David yang hubungani melalui WA  pagi tadi Senin pukul ,08.48.wib tanggal 22 November 2021  ketika ditanya oleh STAR 7 TV. " Kapan jalan itu bisa dilalui pak David"  beliau menjawab melalui WhatsApp nya "





Beliau menjawab melalui WhatsApp nya " exsa masih rusak Pak ,kalau selesai perbaikan kita langsung kerja kan jembatannya pak " Demikian impormasi dari Perwakilan  manajemen PT BHL

Pantauan awak media  STAR 7 TV com ini Senin pagi tadi 22 November  2021 memang benar situasi warga masih sepi dan kondisi jembatan tsb masih belum dikerjakan walaupun material  kayu log telah tersedia tapi terkendala unit rusak. 

Memang jalan PT BHL ini harus menjadi perhatian kita semua tidak cukup dengan menunggu perhatian pihak Perusahaan saja, kenapa demikian, karena PT BHL yang bergerak di perkebunan kelapa sawit ini sudah berjalan dari tahun 1997 sampai dengan sekarang  setiap jembatan yang dilaluinya hanya dibangun darurat saja tidak ada  yg permanen. 

Hal ini menuai kritikan dari tokoh masyarakat Desa Tbg koling  yang juga Pengurus Koperasi Koling Hapakat ibu Yuliana Dewi menuturkan kepada STAR 7 TV com Senin pagi "

Ini butuh dorongan dari pak Camat supaya mendorong Pemerintahan Desa Tbg Koling untuk musyawarah bersama mengundang pihak PBS sekitar Desa Tbg koling  bagaimana dan sejauh mana Mitra dan CSR utk membangun jembatan ini lebih permanen lagi "tuturnya . 

Diwaktu yang sama STAR 7 TV com perwakilan Kalteng mencoba menghubungi  Camat  Cempaga hulu Kotim Ubaidillah,SH,MSM melalui WhatsApp nya sekitar pukul  08.43 wib Senin pagi untuk diminta tanggapannya terkait pembangunan jembatan ini kedepannya namun sampai berita ini diturunkan belum ada komentar apapun dari pak Camat.

( MERING)





×
Berita Terbaru Update