-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Kepala SDN Duren Sawit, 10 Pagi Gasak Dana Bos Gedung Sekolah Memperhatinkan

Friday | September 10, 2021 WIB | 0 Views Last Updated 2021-09-10T16:33:08Z
Star7tv.com - Jakarta, Komponen yang tercantum dialokasi Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) salah satunya dipergunakan untuk perawatan dan pemeliharaan sekolah. Pantauan awak media untuk sarana dan prasarana di SDN Duren Sawit 10 Pagi Kecamatan Duren Sawit Jakarta Timur yang beralamat di Jalan Madrasah II No.45, Duren Sawit, Jakarta Timur ini sangat memperhatikan. 

Terdapat sejumlah plafon atap rusak, daun pintu dan kusen pada keropos, dinding tembok terkelupas. 

Aktivis LSM Penyelematan Aset Rakyat Indonesia Adreas Tora T, turut mempertanyakan terkait penggunaan dana BOS yang diduga ada Mark up anggaran perihal pembelanjaan pengadaan multimedia yang nilainya tidak rasional. Untuk pembelian komputer yang berjumlah 5 unit  untuk tahap satu Rp.34.680.637, untuk tahap kedua Rp. 30.565.359 serta tahap tiga Rp. 122.200.219 sehingga hanya untuk pengadaan alat multimedia keseluruhan berjumlah Rp. 187.446.215. "Kenapa kok bisa terjadi minus anggaran BOS disekolah ini, ini jarang terjadi disekolah," ujar Aktivis tersebut yang konsen di bidang pendidikan ini. 
Kepala SDN Duren Sawit 10 Pagi, Tri Mukti saat dikonfirmasi terkait dugaan penyimpangan dana BOS dan pungutan tersebut membantah bahwa sekolahnya ada penyelewengan dana BOS, Menurut Tri Mukti jika ada penyelewengan dirinya pasti di panggil oleh pihak Sudin Pendidikan Jakarta Timur. 

Dikatakan Tri Mukti, terkait sekolah sudah rusak parah, dirinya mengakui Dana BOS tidak akan cukup untuk memperbaiki semua kerusakan sekolahnya, " Dana BOS sekolah tidak cukup untuk memperbaiki sekolah yang rusak," katanya kepada awak media saat dikonfirmasi. 

Sementara Kasatlak Pendidikan Kecamatan Duren Sawit, Oom saat diminta tanggapannya terkait permasalahan di SDN Duren Sawit 10 mengatakan akan segera menindaklanjuti informasi tersebut ke pihak sekolah. 

“Informasi ini akan segera kita tindaklanjuti ke sekolah,” kata Oom kepada awak media di bilangan Pondok Bambu, Jakarta Timur, Kamis (9/9). 

Ditempat terpisah, Kasudin Pendidikan Wilayah 1 Jakarta Timur, Linda Romauli Siregar melalui Kepala Seksi PAUD/TK Sudin Pendidikan Wilayah 1 Jakarta Timur, R.R Wirdaningsih ketika diminta tanggapannya mengatakan akan segera menyelidiki informasi dugaan penyelewengan dana BOS tersebut kesekolah, "Terimakasih informasinya, akan segera di TL," katanya saat dikonfirmasi. 
(Irsyad/Hsr)


 


 


 






×
Berita Terbaru Update