-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Dugaan adanya tidak transparan dana kas desa,ini tanggapan Usman musa

Friday | September 10, 2021 WIB | 0 Views Last Updated 2021-09-10T16:12:30Z
Star7tv.com , Aceh Timur ,-sempat diberitakan oleh salah satu media online mengenai kepala desa diduga tidak transparan mengenai KAS dana desa tahun 2020.pada desa Gampong Keude Blang.Dalam hal tersebut kepala desa Keuchik Keude Blang Usman musa pada Jum'at (10/9/2021) angkat bicara perihal tersebut.

Dalam Konferensi persnya dengan sejumlah media di kantor kepala desa setempat mengatakan, terkait dengan dana KAS desa Gampong Keude Blang ada dana Rp 41.07400 (Empat puluh satu juta tujuh empat ribu rupiah)

Lanjutnya usman, mengatakan beberapa oknum warga menduga bahwa saya tidak transparan terkait dengan dana tersebut.

Pada tanggal 17 Agustus 2021 bersama muspika kecamatan Idi Rayeuk dan tokoh masyarakat setempat serta masyarakat Keude Blang menggelar rapat terkait permasalahan tersebut.

Lanjutnya usman menjelaskan perihal dana kas dalam desa Rp 41.07400 dibagi dua Rp 20.537.000 dan sisa untuk kas desa Rp 20.537.000

Dengan jumlah dana Rp 20.537.000 tersebut maka dari pihak perangkat desa menggunakan untuk keperluan desa dan masyarakat sedangkan sisanya dengan jumlah yang sama di gunakan untuk tanggap darurat seperti banjir kemarin serta membuat salah satu rumah warga di karenakan tanah ambruk/longsor dengan pengeluaran dana keseluruhan Rp 4.722.000 sehingga tersisa Rp 15.815.000

Namun beberapa oknum warga yang kurang menerima penjelasan dari saya sehingga meminta dana yang lebih tersebut di pegang oleh oknum tersebut.

Di hadapan muspika kecamatan dan tokoh masyarakat setempat oknum tersebut meminta kepada bendahara untuk mengeluarkan dana tersebut selanjutnya oknum tersebut membuat kwitansi seolah saya menyuruh mereka mengelola dana lebih tersebut.

Awal mulanya ada beberapa oknum warga meminta pinjaman uang kepada saya Rp 15.000.000.namun tidak saya berikan,sehingga oknum tersebut mencari kesalahan saya.

Yang ingin saya tanyakan apakah ada hak mereka untuk menahan dana tersebut.

Seperti kejadian kemarin ada salah seorang warga desa Keude Blang yang meninggal dunia, biasanya bisa terbantu dengan dana sosial pada desa, sehingga keluarga yang terkena musibah meminta sedikit bantuan kepada saya,lantas saya menjawab tidak ada kas desa di karenakan di pegang oleh oknum tersebut.

Saat keluarga tersebut sedang berduka cita menghampiri oknum tersebut menjawab "kita akan membuat rapat agar bisa dana ini sedikit membantu yang terkena musibah.ujar Usman meniru ucapan keluarga yang terkena musibah tersebut.

"Kami tidak abis pikir kenapa oknum tersebut dengan berani mengambil tupoksi hak-bendahara yang mana saat ini sisa anggaran KAS desa di pegang oleh oknum masyarakat. 

"Benar uang atau anggaran sisa kAS desa di pegang oleh dua orang oknum masyarakat desa saya, yang satu ada SK di desa, satu nya hanya masyarakat" Ujar Usman

Saya berkerja sesuai prosedur aturan yang ada di Aceh Timur, Apakah KAS desa tidak bisa di pegang oleh Bendahara Desa dan otomatis KAS desa selama ini kosong.

Usman juga mengatakan jika benar saya melakukan dugaan tidak transparan atau pun semacamnya laporkan saja.namun satu yang yang perlu di ingat jika dana sisa tersebut tidak di kembalikan maka saya akan melaporkan  kepada pihak berwajib.pungkas Usman (Fauzal Ahmadi)


 


 


 






×
Berita Terbaru Update