-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Lapor pak kapolri...!!! ADA GENGSTER MAFIA TANAH DI JAMBI

Wednesday | August 25, 2021 WIB | 0 Views Last Updated 2021-08-25T10:50:45Z
Star7tv.com, Jambi ,Kisruh HGU PT Menderang planta karpusa (mpk)sejak 2004. Sampai 2021,  Jambi, 25/08/2021. Menurut keterangan nara sumber lain dari direktur utama PT MENDERANG PLANTA KARPUSA, bapak Pedi Ibrahim, korban penipuan gangster mafia tanah The god father AKA” yang menurutnya pada no TBL/736/X/2017 Mabes Polri Bareskrim18 Oktober 2017, over alih akta notaris suprianto kang sh diduga palsu. 

Diduga kelompok ini Keball Hukum.. menurut pedi ibrahim.menjelaskan dalam keterangan beita nya pada 25/8/2021.15.09. Pada 1999-2021, seperti jual beli lahan perkebunan PT MPK,mengaku masih memilikinya hingga saat ini,AKA cs ini, syukur laman, alxaderdan sumarto aping,notaris ppat SUPRIANTO kang sh, exs gubernur jambi priode 1999-2009, 

kami merasakan pahit getir urusan dengan Mafia tanah “gangster” ini dalam take over hgu luas 2750 ha, dengan sengaja telah menghilangkan hak direktur dan komisaris pt mpk dengan tidak dibayar atas peralihan hak guna usaha tsb. Terbukti utusan gangster tsb datang kerumah memaksa kedua orang tua saya untuk menanda tangani surat pelepasan hak hgu pt mpk tsb dengan alasan saham kosong, tidak berhasil(utusan nya gagal).terjadi perampasan perkebunan sawit tetap dikuasai gangster mafia tanah the godfather AKA sampai saat ini mengambil hasil tbs yang bukan miliknya tsb, sebab itu milik saya, ujarnya.. saya yakin suatu saat nanti atas izin allah swt akan kembali kepada yang berhak.. ujarnya dengan nada sedih....

Kami bersama awak media wakorwil star7 Tv jambi roni cs menelusuri tindak tanduk gangster mafia tanah ini dengan jejak digital media kami coba telusuri untuk dapat menjadi control sosial dan edukasi dalam uu keterbukaan publik mengikuti pewrkembangan provinsi jambi sejak 2008-2021. 

Diduga benar Dengan menggunakan segala  kekuasaan nya yang sudah terorganisir seperti yang sudah di beritakan sebelumnya oleh awak media masalah hutan konsesi suaka alam restorasi eko sistim REKI 6/9/2018, asisten II setda muara jambi,KPHP XIII, muara jambi dll milik atas nama perorangan “sumarto aping bin syukur laman alias AKA”.  dan  jual beli tanah exs petro chiina 23/6/2021, 

kementrian tata ruang pertahanahan nasional bpn tjt, 369/15.07.IP.02/VI/2021 PLOTING KASI ukur 4 persil Nizar Sst tumpang tindih pemberian SK hak milik perorangan sumarto aping bin syukur laman alias “AKA”, tanah exs pt petro china,tsb. Korban gangster mafia tanah ini berikutnya dari Keterangan kelompok tani m aras +125 ha, candra +125ha kuasa bapak asmara wijaya menjelaskan benar bahwa perampasan/ penyerobotan tanah masyarakat ini terorganisir melibatkan pihak kelurahan, exs pegawai bpn jambi serta pejabat yang terkait untuk proses penerbitan HGU no 00007 kab, tanjung jabung timur provinsi jambi.

lp kami masih proses mabes polri ujar asmara sebagai kuasa ke dua kelompok tani tsb tolong pak kapolri !!! ujar nya.. . Korban kali ini jelas lahan status sengketa berikut nya diduga  belum di ganti rugi dirampas juga dengan kelompok tani/masyarakat tanjung jabung timur, kejahatan  terorganisir yang telah melibatkan pihak BPN wilayah jambi dan oknum lainya ini dengan segala persyaratan diduga rekayasa telah terbit HGU PT menderang planta karpusa telah di tanami sawit, 

para pemilik tanah dengan luas menankjubkan hampir +400 ha, telah terploting HGU, yang telah mengabaikan Proses eksekusi putusan pn tanjung jabung milik masyarakat tersebut 1997, hanya di janjikan akan di bayar 200 juta lalu dengan berbagai alasan hingga di batalkan untuk dibayar, tetapi pengelolaan budi daya sawit tersebut tetap menuai hasil asumsi puluhan milyar rupiah sejak sekitar 2004-2021,  

sekarang para korban hanya menonton hanya dapat menonton penyerobotan tanah yang telah berlih hak guna usaha tanpa ganti rugi kepada pemiliknya masyarakat pt mpk tersebut  diduga untuk memenuhi kebutuhan tbs pt sungai bahar pasifik utama dalam proses produksi crued palm oil dalam perjam perharinya,  lebih mirisnya korban tersebut juga hanya mengisap jempolnya kepada proses hukum pelaporan kepada polda jambi yang sudah 3 kali ganti kapolda ujarnya... tidak kunjung selesai.  Hingga berita ini di terbitkan. 

Nara sumber kami bapak samad yang menantunya seorang anggota polri aktiv tidak kuasa dan mampu untuk mengurus hukumnya baru akan di panggil ke polda jambi besok 26/8/2021untuk diambil keterangan nya kembali dengan nada pesimis pada konfirmasi kepada awak media wakorwil star 7 Tv jambi ... 25/8/2021 pukul 13.00 wib. (Roni)







 






×
Berita Terbaru Update