-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Viral Aksi Penganiayaan Terhadap Bocah Tujuh Tahun Dikarawang

Thursday | July 29, 2021 WIB | 0 Views Last Updated 2021-07-29T08:52:21Z
Star7tv.com, Karawang - Viral Video Penganiayaan Yang Beredar DiMedia Sosial Seorang pria berinisial Sj (45) harus berurusan dengan polisi.Tersangka berinisial Sj (45) warga Cinagoh Barat, Kelurahan Karawang Wetan, Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Karawang. Kami tangkap tanpa perlawanan dirumahnya,” kata Kapolres Karawang, AKBP Rama Samtama Putra didampingi wakapolres karawang, kompol ahmad Faisal pasaribu

Ia ditangkap karena melakukan penganiayaan terhadap bocah tujuh tahun.
Penganiayaan itu dilakukan lantaran pelaku tak terima diledek oleh korban.
Akibat penganiayaan tersebut, korban mengalami luka memar.

awal mula korban sedang bermain dengan teman-temannya di Mall Ramayana, Kelurahan Karawang Wetan, Kecamatan Karawang Timur. Kemudian teman korban menyuruh korban untuk meledek tersangka, lalu korban mengejek tersangka. Karena tidak senang dengan ledekan yang dilakukan oleh korban, tersangka marah.
Aksi kekerasan itu terekam kamera CCTV dan sempat viral di media sosial.
Korban yang tertangkap, langsung ditarik pelaku di bagian baju dan dibanting.
Pelaku pun melakukan pemukulan hingga mata dan kaki korban memar.

Aksi pelaku ini juga terekam CCTV," kata Rama saat melakukan jumpa pers di Mapolres Karawang, Selasa (27/7/2021).

Pelaku pun kemudian diamankan oleh Polres Karawang di rumahnya yang tak jauh dari lokasi kejadian, Dia diringkus karena menganiaya seorang anak berusia 7 tahun.

SJ ditangkap setelah video penganiayaan itu beredar luas di media sosial. Dalam video itu, pelaku menyeret dan memukul korban.

Terkait dengan video yang viral dan cukup menghebohkan di mana pelaku menganiaya seorang anak. Pelaku kita amankan di rumahnya," kata Kapolres Karawang AKBP Rama Samtama Putra, Selasa (27/7).

Rama mengungkapkan, peristiwa itu terjadi di sekitar rumah tersangka dan korban di Karawang Wetan, Karawang Barat pada Minggu (25/7). Pelaku mengaku menganiaya korban karena tidak terima diejek. Pelaku geram sehingga meluapkan kekesalan terhadap korban dengan menganiayanya.

Dan atas perbuatan pelaku si anak mengalami beberapa luka lebam karena dianiaya. Pelaku diduga kuat melakukan kekerasan fisik, hasil visum luka memar bagian mata sebelah kiri, memar bagian lutut karena korban diseret," ujar Rama.

Barang bukti yang diamankan di antaranya rekaman CCTV. Atas perbuatannya pelaku dijerat dengan Pasal 80 ayat (2) Undang-Undang Perlindungan Anak. Pasal ini memuat ancaman hukuman 5 tahun penjara

(Nata Wijaya)


 


 


 






×
Berita Terbaru Update