-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Usai Pantau Vaksinasi di Sekardangan, Sasa Muhdlor Ali Kunjungi Warga Isolasi mandiri (Isoman)

Thursday | July 22, 2021 WIB | 0 Views Last Updated 2021-07-22T13:25:05Z
Star7tv.com, Sidoarjo – Vaksin Sinovac dosis pertama diberikan kepada 500 warga kelurahan Sekardangan. Vaksinasi tersebut dilaksanakan di Rw. 6, Komplek Perumahan Sekardangan Indah, Sidoarjo.

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Hj. Sa’adah Ahmad Muhdlor Ali didampingi Kepala Bidang Kesehatan TP PKK dokter Aditi Satriawarman, memantau langsung proses vaksinasi yang diikuti oleh semua warga yang berusia di atas 12 tahun tersebut.

Dalam kunjunganya, istri Bupati Sidoarjo Achmad Muhdlor Ali mengatakan, pihaknya membantu mendata warga yang belum tervaksin, khususnya para lansia, agr lansia itu bisa mendapat pelayanan melalui desa atau Kecamatan.

“Kami fokus kepada para lansia agar lansia tidak perlu mencari vaksin masal ditengah kota, maka kita upayakan pelayanan vaksin di desa atau kecamatan masing-masing,” ucap Sasa Muhdlor Ali, sapaan akrabnya, Kamis, (22/7/2021).


Usai meninjau vaksin Sasa sempat mengunjungi warga Kelurahan Sekardangan yang sedang menjalani isoman (Isolasi Mandiri). Ia memotivasi warga yang sedang isoman agar bersabar menjalani aturan pemerintah pusat yang saat ini sedang diterapkan di semua daerah.

“Intinya harus sabar, selain lingkungan keluarga sendiri juga harus dijaga. Patuhi himbauan 5m,” tegasnya di lokasi vaksin.

Sementara itu, ditempat yang sama, dr Eka Aristawat Kepala Puskesmas Sekardangan mengatakan, vaksin tersebut dibuka untuk warga berusia 12 tahun keatas, bukan hanya lansia.

“Lansia sudah sebagian besar tervaksin, hanya beberapa saja yang masih berproses mungkin karena kondisi kurang sehat dan ada yang belum berani,” ujarnya kepada Awak media

Eka Aristawat menambahkan, ada skrining tambhaan untuk vaksinasi lansia, hal ini dikarenakan kondisi fisik lansia sangat rentan.

“Selama tidak sedang menjalani pengobatan kortikosteroid (obat penekan sistem imun) dan tidak ada keluhan bisa mengikuti vaksin. Memang Ada skrining tambhaan untuk lansia, tutupnya.
(Imam Mura)





×
Berita Terbaru Update