-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Target 200 Dosis Perhari, Napi Lapas Porong Disuntik Vaksin Sinovac

Thursday | July 15, 2021 WIB | 0 Views Last Updated 2021-07-15T16:15:33Z
Star7tv.com, Sidoarjo,– Sebagai upaya menekan angka penyebaran Covid-19, Lapas Kelas I Surabaya (Latubaya) yang berada di Kecamatan Porong, Sidoarjo melaksanakan vaksinasi tahap pertama terhadap ribuan Napi (Narapidana) yang menghuni Lapas Porong.

Pelaksanaan vaksin Sinovac dilakukan di aula terbuka pujasera Lapas Porong. Namun sebelumnya para napi disana telah mendapatkan sosialisasi mengenai vaksin dari pejabat struktural dan Dokter jaga lapas.

Gun Gun Gunawan, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Porong mengatakan, pihaknya mentarget 200 dosis vaksin perhari. Dari total penghuni Lapas Porong sebanyak 2.077 orang.

“Perhari kita targetkan 200 dosis, pelaksanaannya dilakukan bertahap mengingat jumlah napi mencapai 2.077 orang,” ucap Gun Gun .Kamis, (15/7/2021).
Pemberian vaksin ini sudah berlangsung sejak Minggu kemarin, dalam satu Minggu ada 3 gelombang pemberian vaksin. Untuk hari ini sudah memasuki gelombang ke-5 yang diikuti Blok A wing 4,5 dan Blok B wing 3,4,5.

Sebelum divaksin, napi harus mengisi formulir skrining dengan petugas kesehatan, sambil mengantri. Kemudian pencocokan identitas dengan petugas operator, lalu divaksin oleh perawat dan pemberian obat.

“Vaksin yang diberikan ini gratis dan menurut napi setelah divaksin hanya menimbulkan efek samping lapar dan ngantuk,” jelas Gun Gun di lokasi Vaksin.

Lapas Kelas I Surabaya mendapatkan bantuan dosis vaksin sebanyak 2.100 dari Dinkes Kabupaten Sidoarjo hal ini memungkinkan semua napi akan mendapatkan vaksin secara merata untuk tahap pertama.

Sayangnya, Ada beberapa napi yang terkendala tidak bisa divaksin karena tekanan darah tinggi atau rendah, menderita sakit, serta NIK (Nomor Induk Ktp) yang belum dikonfirmasikan kepada petugas. Mereka bisa mengikutinya lagi pada gelombang berikutnya.

“Untuk napi yang memerlukan bukti sudah melaksanakan vaksin berupa kartu vaksin bisa meminta kepada petugas operator,” pungkasnya. (Imam Mura)





×
Berita Terbaru Update