-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Proyek Dinas Perkim Kab.Berau Terkesan Kurang Pengawasan

Tuesday | July 06, 2021 WIB | 0 Views Last Updated 2021-07-06T11:37:19Z


Star7Tv.Com, Berau - Pengerjaan drainase yang menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Berau di Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) semestinya memang mendapat pengawasan pada saat dikerjakan, guna out put dari pekerjaan yang dilakukan pihak kontraktor bisa berfungsi efektif dan efisien.


Dari pantauan Star7Tv.Com dilapangan pengerjaan drainase Dinas Perkim Kabupaten Berau yang berada dibeberapa titik lokasi kerja seperti di Gg Perintis, Gg Nangka II,  Tanjung Redeb terkesan asal jadi, tidak ada hilirnisasi air dengan baik menyebabkan adanya genangan didalam drainase 



Pengerjaan dimaksud berada pada Kegiatan Urusan Penyelenggaraan PSU  Perumahan di Sub Kegiatan Penyediaan Prasaran, Sarana dan Utilitas Umum Diperumahan Untuk Menunjang Fungsi Hunian di Dinas Perkim Kab.Berau bernomor : DPA/A.1/1.04.0.00.0.00.01.000 /001/ 2021, 


Ketika awak media mendatangi Dinas Perkim Kab.Berau untuk melakukan konfirmasi sejak Selasa (15/6/21) hingga bisa dijumpai pada Jumat (2/7/21) terkait pelaksanaan kegiatan dimaksud, walau pada kesempatan sebelumnya sudah berulang kali dihubungi melalui telepon dan whatapp tapi tidak ada tanggapan.


Ketika dijumpai pada (2/7/21) pagi, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Irianda mengatakan dikarenakan sibuk melaksanakan tugas kerjaan turun lapangan dan ia juga mengatakan bahwa  sedang terburu-buru untuk keluar melakukan peninjauan kelapangan






"Saya buru-buru mau kelapangan sama konsultan masih ada kerjaan"ucapnya Saat dipinta sedikit waktu , Irianda akhirnya bersedia untuk diwawancarai terkait standar spesifikasi teknis  pengerjaan kegiatan pembangunan drainase di Gg.Perintis dan Gg.Nangka Kec.Tanjung Redeb 


Selaku PPK, Irianda mengatakan pengerjaan di Gg.Nangka masih dalam tahap finishing, terkait dengan adanya genangan air dan sedimentasi di dalam drenase itu sudah menjadi perhatian diawal pekerjaan dan telah disampaikan pada pihak kontraktor untuk dilakukan pembersihan, selain itu pengerjaan di Gg.Perintis maupun di Gg Nangka sama-sama tidak ada pengecoran lantai dasar drainase dikarenkan tidak termasuk pagu yang dianggarkan didalam pengerjaan


"Seperti terdapat penambahan cor penutup ditikungan posisi dalam Gg.Perintis hanya inisiatif kontraktor pelaksana yang diawali keinginan masyarakat agar mudah dilalui kendaraan roda 4 yang berselisihan ketika didalam Gang", papar Irianda


Pada kesempatan itu, Irianda juga mengatakan terkait ada genangan air dan sedimentasi pada pengerjaan di Gg.Perintis, ia hanya bisa menyampaikan ke kontraktor untuk pembersihan karena juga tidak termasuk anggaran pengerjaan, dan selanjutnya itu tinggal dilakukan pengecoran




"Itu pengerjaan dalam proses, tukang tetap ada stendbay, pengerjaan itu tinggal cor aja kemudian setelah cor ya selesai sudah", imbuh irianda terkait pengerjaan di Gg.Perintis


"Sedangkan untuk di Gg.Nangka fokus pengerjaanya di Penutup drainase tidak sama sekali mengerjakan cor lantai dalam akan tetapi ada pembersihan sedimentasi dan pengangkatan sampah plastik, jika konteksnya dengan masalah genangan kami tidak tau, tapi itu memang menjadi fokus perhatian kami diawal, ketika sudah pembersiahan sampai  disana pengerjaanya, jelas irianda 


Di sisi lain Pihak Kontraktor Cv.Akbar Nusa, Jack sebagai pelaksana pengerjaan ketika dijumpai di kediamannya di Gg.Nangka yang kebetulan Pembangunan drainase pas didepan rumahnya, mengatakan pengerjaan sudah selesai 100% dan telah diperiksa tinggal menunggu proses pencairan anggaran, adapun genangan air terjadi itu diakuinya akibat kemiringan di dalam drainase hingga air tidak keseluruhan mengalir tapi hampir 8 pickup pasir kotor dan sampah plastik di keluarkan diawal - awal pengerjaan, serta terkait  masih adanya papan bekisting penahan cor dibawah penutup drainase yang tidak terlepas jika jabuk akan menjadi sampah baru didalam drainase itu menurutnya dilakukan karene menghemat waktu pengerjaan dan material


"Semua digenangi air, kita sudah bersihkan tapi tidak 100% kering, kita sebagai warga disini bekerja ada saja yang komplain ada saja yang salah, kenapa tidak beginilah begitu",Tutur Jack


Yang mengherankan, Jack mengatakan tidak mengetahui dengan pasti  panjang  atau volume kerja secara keseluruhan yang telah selesai dikerjakan, dan tidak mengetahui nama Direktur atas CV. Yang di pakainya,


Dia juga mengatakan pengerjaan yang dikerjakannya usulan salah satu anggota DPRD Kab.Berau dan ia diminta bekerja saja


Sedangkan disisi lain pihak kontraktor pelaksana Cv.Mega Tama Buana, Bahtiar saat dihubungi via seluler(3/7/21) belum ada tanggapan terkait pengerjaan drainase di Gg.Perintis, ketika kembali dihubungi melalui pesan Whatapp juga belum ada balasan, sampai berita ini di publish


Takdir Adam






×
Berita Terbaru Update