-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Petugas Satpol PP Penertiban Warung-Warung Pinggir Jalan Saat PPKM Darurat Begini

Saturday | July 10, 2021 WIB | 0 Views Last Updated 2021-07-10T08:14:00Z
Star7tv.com, SEMARANG- Viral Video penertiban warung-warung makan saat pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat di Kota Semarang, Jawa Tengah viral di media sosial.
Video viral itu salah satunya diunggah akun Instagram Lambe Turah. Dalam video itu memperlihatkan tim Satpol PP Kota Semarang menyemprotkan air ke warung-warung yang masih buka saat PPKM Darurat, ada juga petugas yang tampak mengamankan dagangan di kios pulsa, kursi-kursi warung yang masih buka di angkut dan disita.

Banyak tanggapan dari warga net terkait video viral sungguh di sayangkan kepada para petugas yang dengan terang"an menutup paksa warung dengan cara yang kurang tepat, harusnya petugas lebih bijak dalam mengatasi hal seperti ini, terutama kepada masyarakat,.
Sementara walikota semarang Hendrar Prihadi atau Hendi angkat bicara dan mengaku sudah menegur kepala satpol PP semarang, terkait penindakan tersebut dan mengatakan

Jangan sampai ada kejadian-kejadian yang kemudian, karena panjenangan capek, muncullah hal-hal yang membuat kontraproduktif. Misalnya tadi saya tegur Pak Kasatpol, karena Pak Kasatpol secara terang-terangan mengirim foto menyemprot warung-warung yang masih jualan," kata Hendi dalam video kepada wartawan, Selasa (6/7/2021).

Hendi menerangkan aturan PPKM Darurat berpotensi menimbilkan pro dan kontra di publik. Namun, dia menerangkan aturan ini ada untuk menekan laju kasus COVID-19. Dia pun berharap petugas bisa memberikan sosialisasi dan edukasi secara lebih manusiawi.

"Kita lihat evaluasi selama 3 malam ini, yang namanya perdebatannya masih adalah perdebatan antara esensial dan nonesensial. Perdebatannya adalah bagaimana kemudian mereka ingin tetap bisa berjualan dan tidak berjualan. Tapi yakinlah kita punya aturan. Pegangilah aturan tersebut, sampaikan masyarakat dengan santun," tutur Hendi.

"Satu kali kita kemudian edukasi, mereka ada yang mengikuti alhamdulillah. Hari kedua masih bandel, kita harus bertindak tegas. Kalau itu warung, kita ambil kursinya dan seterusnya," jelas Hendi.

Hendi berharap para petugas penindakan PPKM Darurat di lapangan bisa bekerja dengan tulus dan ikhlas. Semua itu demi kebaikan bersama menekan laju kasus COVID-19 di Kota Semarang.

"Tetaplah semangat jaga kesehatan dan yang paling penting lakukan ini dengan hati yang tulus dan ikhlas. Nawaitu-nya adalah melindungi masyarakat supaya menjadi warga yang semakin sehat, semakin bermaslahat dan semakin sejahtera," pesan Hendi"tutupnya

Nata Renaldi Levita





×
Berita Terbaru Update