-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Pelanggaran PPKM Darurat Salah Satu Perusahaan Demi Kejar Target Produksi Begini

Friday | July 09, 2021 WIB | 0 Views Last Updated 2021-07-09T08:10:25Z
Star7tv.com, KARAWANG,- Setelah kemaren Bupati Karawang Dr.Cellica Nurrchadiana Sidak langsung kesetiap perusahaan yg ada di karawang ada beberapa perusahaan yg melanggar aturan PPKM Darurat,

Dan Kali ini perusahaan manufaktur ternama, di kawasan industri Karawang Industri Mitra (KIM) Karawang terang-terangan dengan mempekerjakan karyawannya dalam satu shift sehingga seluruh karyawannya masuk kerja dengan alasan mengejar produksi.

Pelanggaran ini terungkap jelas saat tim Satgas Covid-19 Karawang yang dipimpin langsung Bupati Karawang Cellica Nurachadiana bersama Dandim 0604 Karawang Letkol Inf Medi Hario Wibowo, Kapolres Karawang AKBP Rama Samtama, Kajari Rohayatie melakukan sidak ke kawasan industri, Kamis (8/7/21). Mereka mereka kedapatan karyawan yg masih bekerja di bagian produksi.

Wakil Ketua Satgas Covid-19 Karawang yang juga Dandim 0604 Karawang, Letkol Inf Medi Hario Wibowo mengatakan, hal tersebut jelas melanggar aturan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang tercantum dalam Instruksi Mendagri No. 18/2021, Perda Jabar Nomor 5/2021 dan Surat Edaran Bupati Karawang, yaitu ketentuan industri essential, bagian produksi 50 persen dan bagian staf / perkantoran 10 persen.Ia menjelaskan, temuan tersebut berawal dari laporan masyarakat yang menyebutkan kalau perusahaan tersebut beroperasi dengan karyawan full.

Setelah dilakukan sidak, ternyata informasi tersebut benar. Ini jelas melanggar Instruksi Mendagri, maupun SE Bupati," kata Medi

Selain itu Medi mengatakan Satgas juga menyayangkan dengan perusahaan yang dinilai belum memenuhi standar protokol kesehatan Covid-19 seperti di lokasi makan atau kantin sehingga rawan menimbulkan kerumunan.

"Mereka juga belum mempunyai struktur Satgas penanganan Covid 19 perusahaan sesuai Surat Edaran, namun hanya memfungsikan bagian staf fungsional perusahaan untuk penanganan Covid 19," katanya.

Sementara Perwakilan perusahaan yang menjabat HRD, Gilang mengatakan, selama ini sudah melakukan alur penanganan pencegahan Covid dengan baik dan maksimal. Jika ditemukan ada karyawan bergejala, pihaknya langsung melakukan tindakan dengan menggelar rapid test antigen.

Dan Jika hasilnya negatif, karyawan akan kami istirahatkan selama 5 hari. Setelah itu kembali dilakukan tes antigen. Jika positif langsung diarahkan untuk isolasi. Selama isolasi, perusahaan membantu memberikan pelayanan maksimal, seperti memberikan vitamin dan kebutuhan lainnya," kata Gilang.

Menurut Gilang, apabila ada karyawan bergejala berat dan hasilnya positif, maka langsung diisolasi dan tidak masuk kerja selama 14 hari (isolasi) serta dilakukan tracing. Bagi karyawan yang isolasi tersebut, perusahaan tetap membayar gaji penuh layaknya karyawan tersebut masuk kerja.

Sampai saat ini jumlah kasus terkonfirmasi positif di perusahaan kami ada 536 orang, yang melakukan isolasi mandiri di rumah, di hotel dan ada pula dirawat di rumah sakit," tutupnya

          By
(Nata Renaldi Levita)





×
Berita Terbaru Update