-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tim Serigala Polres Lebak Berhasil Bekuk Pelaku Ibu Penyiksa Bayi

Friday | June 04, 2021 WIB | 0 Views Last Updated 2021-06-04T11:05:28Z


Star7tv.com l Lebak Banten –
Satuan Reserse Kriminal Polres Lebak telah menangkap dan menahan seorang IRT (Ibu Rumah Tangga) tersangka kasus penganiayaan bayinya sendiri yang berumur dua minggu.


Sempat membuat geger dan viral dunia maya pelaku mencubit dan memukul sang bayinya berulang kali sambil melampiaskan kekesalan dengan mengumpat perilaku sang suami yang telah menghianati cintanya.


" Ya benar Tim Serigala Sat Reskrim Polres Lebak telah menangkap dan menahan pelaku penyiksaan terhadap bayinya sendiri dan sekarang masih diperiksa penyidik" ujar Iptu Indik Rusmono saat dikonfirmasi, Jumat (04/06/2021).

Selanjutnya Iptu Indik Rusmono mengatakan pelaku yang berumur 28 tahun itu ditangkap pada Kamis malam, (03/06/2021) di daerah Serang. Dan telah mengakui perbuatan terhadap bayinya, selain itu pelaku juga melakukan penganiayaan terhadap suaminya. Wanita itu kesal atas sikap suaminya sering bertengkar dan cekcok dengan suami sehingga tidak terkontrol emosinya.


Pelaku diancam tindak pidana melakukan kekerasan dalam rumah tangga dan atau kekerasan fisik terhadap anak dibawah umur sebagaimana dimaksud dalam Pasal 44 ayat 1 UU RI No. 23 Tahun 2004 Tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga Dan Atau Pasal 76C Jo Pasal 80 UU RI NO. 35 Tahun 2014 Perubahan Atas UU Ri No 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak.


"Pelaku terancam hukuman 5 tahun penjara,"katanya.


Diberitakan Chibernews sebelumnya, Hj Ratu Mintarsih, Ketua (P2TP2A) Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak Kabupaten Lebak menyesalkan tindakan seorang Ibu, warga Cibadak yang telah melakukan penyiksaan terhadap bayinya sendiri yang berusia 14 hari. Wanita berinisial PT itu kesal atas sikap suaminya yang diduga telah berselingkuh.


“Saya sangat menyesalkan bahkan tidak bermoral kami sangat mengecamnya. Perbuatan yang di luar batas orang normal, kalau pendapat saya sih itu harus di rehabilitasi,"ujanya Kamis, (03/06/2021).


Menurutnya, tindakan biadab yang dilakukan oleh seorang Ibu yang tega menganiaya darah dagingnya sendiri sangat tidak bisa ditolelir. Ia mendesak pihak berwenang untuk mengusut tuntas kasus ini dan memberikan hukum yang seadil-adilnya.


"Untuk itu kami sudah berkoordinasi dengan pihak terkait dan bayi tersebut sudah di bawa visum. Sementara sekarang pelaku belum tahu keberadaannya, melarikan diri," katanya.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa kasus ini sudah dilimpahkan kepada Kepolisian Resort Lebak. "Langkah hukum itu Polres, kita pendampingannya kepada korban dan pelaku. Untuk korban disini anak dan suaminya, kita sudah ke tahap mendampingi visum, dan saat ini keberadaan sang bayi tinggal dengan nenek/ibu suami itu jauh lebih aman," jelasnya.


Lalu kata dia, untuk pelaku pihaknya belum bisa mengambil langkah lebih jauh, karena sampai saat ini pelaku belum jelas keberadaannya.


"Kami hanya menyarankan untuk direhab kejiwaannya, baik itu oleh pemerintah atau keluarga ibu bayi," tuturnya.


Dengan kejadian ini, ia memohon agar jangan terjadi lagi kasus berikutnya siapapun pelakunya harus diganjar sesuai hukum yang berlaku biar jadi efek jera dan stop kekerasan pada anak. "Semoga ada solusinya untuk mewujudkan keadilan," ucapnya penuh harap. *(Epul- HSR)


 


 


 






×
Berita Terbaru Update