-->

Notification

×

Iklan

Iklan

RUANG JURNALIS NUSANTARA Meminta Polisi Usut Tuntas Dugaan Pembunuhan Sadis Terhadap Pemred Lasernews

Saturday | June 19, 2021 WIB | 0 Views Last Updated 2021-06-19T15:19:42Z


Star7tv.com Jakarta — Masih terus terjadi, intimidasi kepada para kuli tinta, kriminalisasi, serta fitnah adu domba yang di tujuan kepada Insan Pers, seakan tidak menjadi perilaku baik terhadap pejuang publik. Beberapa waktu lalu kita lihat dengan nyata, tindakan seolah Pejuang Publik dipandang sebelah mata, bahkan seakan tidak ada efek untuk memanusiakan seperti manusia sebagai Pejuang Publik sebagaimana mestinya. mediabuser.com, pada Sabtu, 19/06/2021.


Terlihat, di alami oleh sahabat kita, Marsalem Harahap berprofesi sebagai Wartawan pejuang publik sebagai Pimpinan Redaksi Media Lassernewstoday.com di Simalungun, Sumatra Utara yang mengalami musibah dibunuh secara sadis OTK, korban bernama Marsalem Harahap tersebut ditemukan didalam mobil dalam kondisi tidak bernyawa dengan sejumlah luka tembak di bagian paha sebelah kiri, dan luka-luka pada Sabtu dinihari, (19/6).


Akhirnya Ketua Umum RJN menyatakan sikap Arfendy serta Staf RJN :

1. RJN mengecam keras insiden kekerasan terhadap tugas Wartawan,

2. RJN meminta pihak Kepolisian Polres Simalungun, Sumatra Utara untuk segera bergerak cepat menangkap pelaku sadis serta mengungkap motifnya;

3. RJN meminta semua elemen Pers seluruh Indonesia agar bisa bersatu demi mempertahan kan Kebebasan Pers yang bermartabat.

4. RJN wadah profesi wartawan meminta semua elemen Pers, mulai dari Organisasi Ruang Jurnalis Nusantara RJN Wadah Profesi Wartawan, serta semua Media menyatakam sikap mengutuk keras tindakan-tindakan kekerasan terhadap jurnalis/Insan Pers.


Arfendy sebagai Pendiri RJN, sekaligus Pimpinan Redaksi media online  juga menambahkan, “Saya sangat miris, dan geram dengan kejadian yang telah kami terima di beberapa Wadah Pejuang Publik, adanya kejadian seorang Pejuang Publik yang mendapatkan musibah, dan perlakuan yang sangat diluar daripada batas kemanusiaan ini. Saya meminta Kepolisian Republik Indonesia agar kasus ini segera ditindak lanjuti agar di ketahui motifnya,” Ungkapnya.



“Saya atas nama Pimpinan Redaksi meminta kepada semua Jajaran, agar selalu waspada, teliti, tetap berpegang teguh kepada Kode Etik Jurnalistik yang mengemban tugas sesuai dengan amanah UU No.40 Tahun 1999, setiap permasalahan yang kita hadapi, tetap didasari dengan bukti terlampir, tetap kita harus netral. Semoga Alm. Marsalem Harahap diterima Iman, Islanya, Khosnul Khotimah, dan bagi keluarga yang di tinggalkan, semoga selalu diberikan kekuatan, ketabahan, tegar menghadapi musibah yang Allah SWT berikan jalan yang terbaik. Aamiiin. Sehingga berita ini turunkan berdasarkan fakta-fakta menarik perhatian publik (Hsr/TIM/RED)


 


 


 






×
Berita Terbaru Update