-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Pemberkasan Pilkades kecamatan Mandalawangi Lakukan Sosialisasi Dan Pembinaan Balon Kades Kepada Panitia

Tuesday | June 22, 2021 WIB | 0 Views Last Updated 2021-06-22T15:19:26Z


Star7tv.com PANDEGLANG — Menjelang pemilihan kepala desa yang akan di gelar pada 18 Juli mendatang, panitia pelaksana Pilkades kecamatan Mandalawangi berikan sosialisasi dan pembinaan kepada 56 bakal calon kepala desa yang telah mendaftarkan di panitia Pilkades tingkat desa. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula SDN Mandalawangi,pada hari  Senin kemarin, (21)


Sebelum mengikuti tahapan selanjutnya para calon kepala desa tersebut harus melengkapi dokumen persyaratan dan kelengkapan pendaftaran yang akan di Verifikasi dan diteliti oleh timsel Pilkades di tingkat desa maupun tingkat kecamatan.(22/06/2021)


Sekretaris panitia Pilkades kecamatan Mandalawangi A Rouf sebagai menjelaskan bahwa berdasarkan aturan pemerintah dalam hal ini Permendagri Nomor 72 tahun 2020 dan Perbup Nomor 7 tahun 2021.


"Sesuai dengan aturan yang ada dalam pelaksanaan pemilihan kepala desa pada saat bencana Pandemi Covid-19 ini dilakukan dengan tidak membuat kerumunan masa pada saat kampanye," kata Rouf kepada media usai acara.



Dia juga menambahkan dalam kelengkapan persyaratan administrasi calon kepala desa harus sesuai dengan aturan juga, terlebih calon kades harus bisa menunjukkan STTB atau ijazah aslinya.


"Ya tentu saja salah satu kelengkapan yang harus dilengkapi para calon kades selain menyerahkan poto copynya dan yang aslinya pun harus diperlihatkan pada timsel Pilkades," ujar Sekertaris panitia Pilkades tingkat kecamatan yang juga kasi pemerintahan di kecamatan Mandalawangi.


Kemudian lanjutnya jika di temukan keraguan atau tidak sesuai dengan aturan maka panitia Pilkades kecamatan akan membuat keputusan yang sesuai dengan aturan yang berlaku.


"Misalnya jika ada keliru atau tidak sesuai pada STTB atau ijazah aslinya maka kami akan membuat keputusan yang sesuai dengan aturan, bisa saja di diskualifikasi," katanya singkat


Menanggapi hal tersebut aktivis Jaringan Reformasi Rakyat (Jarak) Banten meminta kepada panitia pelaksana Pilkades untuk selektif dalam memverifikasi data calon Kades.


"Timsel tingkat desa maupun tingkat kecamatan harus teliti dalam memverifikasi data persyaratan kelengkapan pendaftaran Balon Kades," ujar Sopian



Lebih lanjut dia katakan, bahwa dalam pelaksanaan pemilihan kepala desa ini kedepannya tidak ada yang kesandung hukum.


"Nah, ini akan jadi perhatian kita semua, mudah-mudahan Pilkades serentak ini dapat berjalan sesuai dengan harapan kita." 


Diakhir statmennya Sopian menekankan kepada panitia, untuk lebih teliti dari awal penerimaan berkas persyaratan, sebab kata dia, tidak menutup kemungkinan berkas persyaratan Balon Kades cacat hukum atau secara legalitas diragukan keabsahannya.


"Utamanya soal ijazah, ini penting sekali mengingat dari informasi banyak Balon Kades gunakan ijazah Paket B, bahkan ada Balon Kades hanya menggunakan Surat Keterangan Pengganti Ijazah. Nah ini khawatir dikemudian hari menjadi persoalan hukum. Jadi sekali lagi saya tekankan panitia untuk berhati-hati dan teliti dalam penyeleksian setiap berkas persyaratan bakal calon kades," pungkasnya.


Hadir dalam kesempatan tersebut diantaranya, Danramil Mandalawangi, Polsek Mandalawangi, Camat Mandalawangi, Kormin Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kepala PKM Mandalawangi, panitia penyelenggara Pilkades tingkat Desa dan Balon Kades. Sekecamatan mandalawangi pandgelang Banten.


Hsr/red


 


 


 






×
Berita Terbaru Update