-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Pelepasan Pasukan Distribusi Bansos 30 Ton Beras ,untuk membantu Warga terdampak Covid 19

Wednesday | June 30, 2021 WIB | 0 Views Last Updated 2021-06-30T07:37:30Z


Star7Tv.Com, Jember - Dengan Meningkatnya Kasus  Covid-19 di Kabupaten Jember dalam satu minggu terakhir, membuat aktifitas perekonomian kembali lesuh.


 Dampak tersebut sangat dirasakan oleh warga tidak mampu utamanya yang berdomisili di wilayah zona berbahaya (merah) yakni di kecamatan Sumberjambe.


Yayasan Buddha Tzu ChiTidak banyak masyarakat Jember yang mengenal Yayasan Buddha Tzu Chi meski yayasan ini sebenarnya sudah berdiri lebih dari setengah abad.


Yayasan yang memberikan bantuan beras 30 ton kepada warga tidak mampu di Jember ini merupakan lembaga sosial kemanusiaan yang didirikan Master Cheng Yen pada tahun 1966 dengan kantor pusat di Hualien, Taiwan.


“Tzu” memiliki arti “cinta kasih” sedang “Chi” berarti “memberi bantuan”. Sehingga secara harafiah Tzu Chi mengandung makna “Memberi dengan Cinta Kasih”.


Yayasan Tzu Chi saat ini sudah tersebar di 48 negara di dunia dan telah menyalurkan bantuan ke lebih dari 120 negara dengan tanpa memandang suku, agama dan ras karena mengusung prinsip cinta kasih universal. Di Indonesia, Tzu Chi berdiri sejak tahun 1993 dan tersebar di 14 provinsi.


Karena itulah Bupati Jember, Ir.H. Hendy Siswanto menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Yayasan Buddha Tzu Chi dan Pengusaha Peduli NKRI yang telah memberikan bantuan sosial berupa 30 ton beras untuk disalurkan kepada warga tidak mampu.


Pendistribusian bansos tersebut dilakukan dengan melepas pasukan yang membawa bantuan menuju ke lokasi pada 30/06/2021 usai pelaksanaan apel di depan Kantor Pemkab Jember yang diikuti pasukan TNI, Polri dan ASN Pemkab Jember.


“Terima kasih atas bantuan dari temen-temen Buddha Tzu Chi dan Pengusaha Peduli NKRI. Bantuan ini sangat tepat sekali, terlebih suasana di Jember khususnya sekarang tren Covid-19 sedang naik dan tentunya bantuan ini sangat diharapkan oleh warga Jember dengan harapan dapat memberi keringanan beban dalam kondisi ekonomi yang kurang baik ini,” kata Bupati dalam sambutannya.


Ditambahkan oleh Bupati  bahwa bantuan tersebut diprioritaskan bagi warga tidak mampu yang tinggal di wilayah zona berbahaya (merah) yakni Kecamatan Sumberjambe dengan target pendistribusian bantuan dapat terselesai maksimal keesokan harinya.


“Semua kita libatkan mulai dari Lurah, Kades, Ketua RT dan RW, kader posyandu juga terlibat dalam pendistribusian ini,” terangnya.


(Imam Mura)

 






×
Berita Terbaru Update