-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Pastikan Dokumen sah Utuk Vaksinasi, Pemerintah Malaysia Terus Operasi Imigran Ilegal

Friday | June 04, 2021 WIB | 0 Views Last Updated 2021-06-04T00:48:31Z


Star7tv.com  Semenyih —Pemerintah Malaysia terus melakukan operasi besar-besaran  kepada  warga Asing imigran gelap atau PATI (Pendatang Asing Tanpa Ijin). Hal ini dilakukan  untuk memastikan program pemberian vaksinasi Covid-19 yang mengharuskan setiap orang di malaysia baik penduduk asli maupun imigran harus memiliki dokumen yang sah.


Menteri Dalam Negeri Datuk Seri Hamzah Zainudin mengatakan bahwa pemerintah tidak bisa memberikan vaksin Covid-19 kepada warga yang tidak memiliki identitas dan tidak memiliki dokumen yang sah.


“Ketika saya mengumumkan operasi penangkapan besar-besaran, beberapa orang membuat pernyataan media yang menginformasikan bahwa pekerja migran ilegal tidak berdokumen tidak boleh ditahan. Kami tidak bisa memberikan vaksin kepada orang yang tidak memiliki dokumen karena setiap pendaftaran (program vaksinasi) harus memiliki identitas individu yang bersangkutan," katanya dikutip dari Harian Metro Kamis, (03/06/2021).


Menurut laporan Metro, hal itu dikatakannya saat ditemui usai mengunjungi Depot Imigrasi Sementara Milenium Beranang pada Kamis, (03/06)



Turut hadir Wakil Menteri Dalam Negeri Datuk Seri Dr Ismail Mohamed Said, Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri Datuk Wan Ahmad Dahlan Abdul Aziz, Direktur Jenderal Departemen Imigrasi Malaysia (JIM) Datuk Khairul Dzaimee Daud dan Direktur Jenderal Departemen Penjara Malaysia Datuk Nordin Muhamad.


Ia mengatakan hal itu mengomentari pernyataan yang dikeluarkan oleh anggota parlemen oposisi dan anggota Dewan Negara mengenai posisi pendatang asing ilegal dalam mendapatkan vaksinasi.


Lebih lanjut Hamzah mengatakan, tindakan menahan imigran gelap itu untuk memastikan mendapatkan  vaksin untuk menekan persebaran virus Corona.


“Kalau tidak kita tangkap dan tahan  apakah mereka akan keluar (untuk menerima vaksin). Karena itu, kita harus menahan mereka dan menanyakan apakah mereka memiliki majikan atau sebaliknya,"tuturnya.


"Setelah itu, kami akan bekerja sama dengan majikan dan pergi ke kedutaan orang asing untuk mendapatkan dokumen yang valid sebelum mendaftarkan mereka untuk menerima vaksin," katanya.



Dia juga mengundang Anggota Parlemen dan Anggota Dewan terkait untuk membantu imigran ilegal yang ditahan tanpa dokumen serta majikan untuk memfasilitasi proses mendapatkan dokumen hukum mereka.


“Anggota parlemen  yang memperjuangkan imigran ilegal ini diminta untuk memperhatikan  dalam menjembatani untuk membawa mereka untuk menemui  Imigrasi Malaysia (JIM) agar bisa dibawa ke kedutaan masing-masing untuk diberikan dokumen yang sah untuk mendaftar vaksinasi. .


"Yang saya lakukan adalah untuk masyarakat dan tujuan kami adalah untuk mendapatkan kekebalan. Jadi, saya pastikan mereka yang tidak memiliki dokumen juga menerima vaksinnya," terangnya.


Diberitakan media sebelumnya dilaporkan bahwa 16 anggota parlemen oposisi dan anggota dewan mendesak pemerintah untuk membuat keputusan yang jelas tentang posisi imigran ilegal dalam upaya untuk mendapatkan vaksinasi.*(Saepullah/Hsr)


 


 


 






×
Berita Terbaru Update