-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Ada Apa Di Polsek Bandar Sribhawono Lampung Timur, Bebaskan Salah Satu Pelaku C3

Saturday | June 05, 2021 WIB | 0 Views Last Updated 2021-06-05T09:33:02Z


Star7tv.com l Lampung timur-
Kapolda Lampung Irjen Hendro Sugianto meminta para Kapolres dan Kapolsek menangkap para pelaku kejahatan jalanan, terutama C3 (Curat,Curas dan Curanmor) demi menciptakan suasana aman kepada masyarakat.


Namun berbeda dengan Polsek Bandar Sribhawono, Lampung Timur, yang terkesan tidak mengindahkan perintah Kapolda Lampung karena telah membebaskan salah satu dari tiga pelaku curat.


Salah satu pelaku Curas yang di bebaskan oleh Polsek Bandar Sribhawono itu di tangkap oleh warga sedang menodong dan menganiaya korbannya di Desa Srimenanti Kecamatan Bandar Sribhawono kabupaten Lampung Timur.


Menurut “Vito” Warga Desa Braja Caka, Way Jepara yang merupakan korban, “Beberapa waktu yang lalu saya menjadi korban penodongan oleh 3 orang yang hendak merampas HP dan Uangnya, saat Dirinya bersama Dua temannya sedang bertandang ke rumah temannya di Desa Sri Menanti kecamatan Bandar Sribhawono kabupaten Lampung Timur.” Rabu (02/06/2021)


“Saat itu Saya sempat dipukul dan di ancam menggunakan senjata tajam berupa Badik. Karena takut, Saya pun menuruti apa yang di minta pelaku dan saya menyerahkan Hp, Uang dan ATM.” Katanya


“Beruntung saat itu saya sempat meminta tolong ke Warga sehingga satu orang pelaku berikut sepeda motornya bisa diamankan warga dan diserahkan ke Mapolsek Bandar Sribhawono.” Imbuhnya


“Namun anehnya menurut Vito dan kedua Saksi yang sudah di BAP oleh Kanit Reskrim Polsek Bandar Sribhawono, Setelah Pelaku diserahkan ke Mapolsek Bandar Sribhawono, Pelaku bukannya di hukum, justru dibebaskan.” Ucapnya

Karena penasaran saya bertanya kepada kanit, kenapa pelaku di bebaskan. Kanit Lantas menjawab kalau pelaku ditangguhkan penahanannya karena ada jaminan dari Kepala Desa Wana Pak Haji Muhsinin.” Ujarnya.


Pihak Polsek Bandar Sribhawono melalui Kanit Reskrim Aryadi saat ditemui Di Mapolsek Bandar Sribhawono meminta Kasus ini jangan diberitakan dan menolak di Rekam keterangannya.


Menurut Kanit Reskrim Aryadi Kalau Pelaku yang ditangkap dan kemudian dilepaskan bukan pelaku utama.

”Setelah diperiksa dan digelar perkara pelaku cuma terjerat pasal 55.″ Ujarnya sambil menjelaskan kronologis kejadian di TKP.”


“Dan mengapa dilepas, karena menurutnya itu merupakan kebijakan yang diambilnya bersama Kapolsek Bandar Sribhawono IPTU Suarman. Tetapi bukan berarti ditangguhkan, ini karena ada jaminan dari Kepala Desa Wana, dan kapanpun ditelepon pelaku ini siap datang” Tambahnya.


Sunarso Ketua DPD LSM Lantai Lampung Timur yang didampingi Sekretarisnya mengatakan, “Terkait Kasus ini, kami dari DPD LSM Lantai Lampung Timur sangat menyayangkan tindakan Oknum Polsek Bandar Sribhawono yang telah melepaskan pelaku tersebut, Apapun Alasannya itu tidak dapat dibenarkan secara hukum karena tidak sesuai SOPnya. Apalagi saat ini Masyarakat sedang geram dengan maraknya C.3,”


“Bukti Kegeraman Masyarakat sudah terbukti, sampai-sampai melampiaskan kemarahan masyarakat itu dengan membakar Mapolsek Candi puro karena setiap melapor tidak pernah di tindak lanjutin.” Ucapnya


“Setelah kejadian itu, Kapolda langsung mengintruksikan kepada seluruh jajaran supaya mengejar dan tangkap pelaku C3, dan bahkan diperintahkan Tembak jika melawan” Ujarnya


“Lha ini sudah ditangkap Warga, dan diserahkan kePolsek. Malah di lepaskan, apa gak geram Warga nantinya, terus apa Perintah Bapak Kapolda tidak didengar mereka.” Pungkasnya

Reporter Alim

×
Berita Terbaru Update