-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Sosialisasi Pembebasan Lahan Fly Over Sekip Ujung Dipercepat

Friday | February 26, 2021 WIB | 0 Views Last Updated 2021-02-26T08:13:42Z
Sekretaris Daerah Kota Palembang, Ratu Dewa


Star7tv.online | Palembang - Pemerintah Kota Palembang kini tengah mengejar pembebasan lahan Fly Over Sekip Ujung dan Angkatan 66 Palembang,kini terus dikebut hingga tuntas dan di targetkan tahun ini masalah pembebasan lahan segera selesai.


Sekretaris Daerah Kota Palembang,Ratu Dewa mengatakan,sejauh ini sosialisasi pembebasan lahan pembangunan Fly Over Jalan Angkatan 66 Sekip Ujung sudah mencapai 80 persen dan tidak ada kendala sama sekali.


"Sebanyak 101 persil lahan yang harus di bebaskan ini harus selesai tahap sosialisasi dan administrasinya Minggu depan,termasuk juga Kantor Bea Cukai,Kantor Balai Latihan Pendidikan Teknik (BLPT),Kantor Pos dan Camat Kemuning ", ujar Ratu Dewa, Jum'at (26-02-2021).


Ia memerintahkan Dinas PUPR Kota Palembang untuk melakukan penyelesaian sosialisasi pembebasan lahan yang menyisahkan 20 persen atau sekitar 38 persil lagi.


"Kami minta tim Dinas PUPR untuk menyelesaikan proses sosialisasi hari ini atau Kamis pekan depan ", tegas Dewa.


Kepada Dinas PUPR Kota Palembang Ahmad Bastari Yusak mengatakan,saat ini Pemkot terus menargetkan pembebasan lahan ini secepat mungkin.


"Kita targetkan secepatnya.Tahun ini kita targetkan untuk segera selesai dan kalau bisa segera pengerjaan fisik ", kata Bastari.


Sejumlah lahan yang akan dilakukan pembebasan antara lain,lahan kosong milik warga,ruko dan perkantoran.Mengingat bentang Fly Over Simpang Sekip dimulai dari Jalan Basuki Rahmat menuju Jalan R Soekamto.


Sementara dari 101 persil  empat diantaranya adalah aset Pemerintah yakni BLPT,Kantor Camat,Kantor Pos dan Kantor Bea Cukai.


"Sosialisasi sudah dan terus akan kita lakukan kepada masyarakat.Apalagi dana yang sudah disiapkan ganti rugi ini sebesar Rp 80 miliar dan nilai per meter ini sesuai dengan hitungan KJPP dan tentunya berbeda beda ", jelasnya. 


Lanjut Bastari,hingga saat ini sudah ada 15 dokumen yang lengkap dari lahan yang akan diganti rugi.


"Tiga sedang melengkapi sehingga total ada 18 dokumen ", tutupnya.


Penulis : EDI PIRANG,SH


 


 


 






×
Berita Terbaru Update