-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Sungguh Teganya Anak Dibawah Umur Dijadikan Manusia Silver Untuk Mengemis Di Jalanan

Wednesday | January 27, 2021 WIB | 0 Views Last Updated 2021-01-27T15:07:25Z



Start7Tv.Online LUBUKLINGGAU — Satuan Polisi Pamong Praja ( Sat Pol PP ) Kota Lubuk Linggau, dalam razia rutin digelar, Rabu(27/01/2021) mengamankan satu anak perempuan masih dibawah umur dengan penampilan manusia silver ( perak/red )  yang tengah mengemis di Simpang Empat  Traffic light ( Lampu Merah )  Jalan Kenanga II Kota Lubuk Linggau.  


 “ Total ada 4 anak jalanan dibawah umur yang diamankan dan 1 gelandangan yang sedang meminta-minta di lampu merah. 4 anak laki-laki dibawah umur dan 1 anak perempuan yang badannya berwarna silver. Kemudian satu orang dewasa," ujar Kepala Sat Pol PP Kota Lubuklinggau, Walyusman melalui Kasi Ops, saat diwawancarai Awak Media . 


Anak Jalanan ( Anjal ) dan gelandangan yang diamankan dibawa ke kantor Sat Pol PP untuk dilakukan pendataan, dan mengajak Dinas Sosial dan perlindungan anak guna menentukan langkah selanjutnya. "Untuk 4 anjal yang diamankan, nantinya akan dipanggil orang tuanya bersama pemerintah setempat ( RT ) dan Lurah “, ujarnya. 


Ta’at menambahkan, digelarnya penertiban anjal dan gelandangan, tersebut lebih kapada untuk penegakan Peraturan Daerah ( Perda ) No. 15 Tahun 2017 tentang pembinaan anak jalannan, gelandangan dan pengemis. Pada pasal 20 dan 22 untuk penegakan Perda tersebut dilarang :

 1. Mengemis, Menggelandang terutama di tempat umum, Taman, Di Jalan 

 2. Mengekploitasi atau memperalat orang lain untuk mengemis.

 3. Memberi dan atau menerima pemberian di jalan, Lampu Merah yang mengganggu lalulintas, dan atau di Taman.

 4. Pelanggaran atas ketentuan pasal tersebut di ancam dengan pidana kurungan paling lama 3 ( tiga ) bulan  atau denda paling banyak Rp.50 juta rupiah. Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Lubukl Lnggau, H A Rahman Sani meminta masyarakat untuk bersama-sama mematuhi aturan Perda nomor 15 tahun 2017 tersebut.


 “ Kita diharapkan masyarakat bekerjasama untuk menegakan Perda, karena melakukan kegiatan minta-minta dijalan itu, tidak boleh, melanggar Perda, ada sanksinya “, pungkasnya.(Galsa s)


 


 


 






×
Berita Terbaru Update